TNI Pastikan Pengiriman Bantuan Logistik Metode Airdrop Terus Dievaluasi

Jakarta, IDM – Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah memastikan bahwa pengiriman bantuan logistik menggunakan metode airdrop terus dievaluasi.
Hal ini disampaikan Freddy menanggapi video di media sosial yang menunjukan penjatuhan bantuan logistik bagi korban banjir dan longsor di Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, tidak maksimal.
Para warga terlihat memunguti beras yang tersebar di tanah akibat pecahnya karung beras.
Freddy mengaku belum mengetahui pasti kejadian tersebut. Namun, ia memastikan TNI akan terus melakukan evaluasi metode airdrop.
“Yang pasti, akan terus kami evaluasi proses pengiriman bantuan agar semuanya aman dan tersampaikan dengan baik dan tepat. Masyarakat aman, prajurit, dan alutsista juga aman,” kata Kapuspen TNI, Selasa (2/12).
Terkait video yang beredar tersebut, lanjut Freddy, TNI pada prinsipnya selalu mengedepankan prosedur keselamatan dalam setiap kegiatan penyaluran bantuan, termasuk apabila menggunakan helikopter.
Baca Juga: Akses Darat Putus, TNI AL Kirim 50 Ton Beras ke Aceh Tamiang via KRI Sutedi Senaputra
“Setiap teknik penurunan logistik akan terus dievaluasi agar lebih efektif, aman, dan tepat sasaran, baik dari sisi metode pelepasan maupun keamanan kemasan bantuan yang didrop. Hal ini penting untuk memastikan bahwa bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan tanpa menimbulkan risiko tambahan,” ujar Freddy.
Freddy menambahkan, TNI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penanganan bencana di seluruh wilayah. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































