TNI dan Angkatan Bersenjata Australia Rencanakan Latihan Bersama

Jakarta, IDM - TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (ADF) merencanakan latihan bersama yang bakal dihelat pada periode Juli-Desember 2023. Hal tersebut menjadi salah satu poin pertemuan Australia-Indonesia Joint Operations and Exercises Sub-Comitte (Ausindo JOESC) 2023 di Magelang, Kamis (22/6).
Mengutip keterangan dari Puspen TNI, hal lain yang juga dibahas dalam pertemuan tersebuh adalah evaluasi dari operasi dan latihan bersama yang mereka laksanakanan sepanjang Oktober 2022-Juni 2023.
Baca Juga: Training of Trainers Beri Bekal yang Dibutuhkan Seorang Instruktur
Selain itu, dalam agenda yang memasuki tahun ke-10 ini keduanya juga saling bertukar informasi penting yang harus diperhatikan untuk memajukan angkatan bersenjata Indonesia dan Australia.
Dalam kesempatan itu, ADF memaparkan materi seputar maritim domain awareness, sementara TNI mengenalkan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan.
Baca Juga: Kolinlamil Gelar Pemantapan Pengetahuan Penegakan Hukum di Laut
Pada kegiatan yang diikuti puluhan personel dari dua angkatan bersenjata tersebut, Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI Marsma Bonang Bayuaji bersama Deputy Chief of Joint Operations ADF AVM Mike Kitcher hadir memimpin acara. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































