TNI Buka Pendaftaran Perwira PK Khusus Dokter Spesialis, Tenggat sampai 27 Januari

Jakarta, IDM – TNI membuka pendaftaran perwira prajurit karier (Pa PK) khusus dokter spesialis tahun 2026. Informasi pendaftaran telah diunggah akun media sosial Pusat Penerangan TNI pada Sabtu (3/1).
Dalam pendaftaran tersebut, TNI mengutamakan dokter spesialis bedah, jantung, THT, paru, mata, anastesi, penyakit dalam, neurologi, obgyn, penyakit kelamin, dan psikiater.
Baca Juga: Markas Yon TP 861 Wanam Merauke, Direncanakan Punya Bandara dan Diapit PSN Sawah Satu Juta Hektare
Pendaftaran telah dibuka dan memiliki tenggat sampai 27 Januari 2026. Pendaftaran dilakukan lewat online atau daring di laman https://rekrutmen-tni.mil.id.
Persyaratannya, Warga Negara Indonesia (WNI) bukan anggota/mantan TNI/Polri/PNS, usia maksimal 35 tahun saat memulai pendidikan, dan tidak terikat kontrak kerja dengan instansi lain.
Persyaratan lain, lulusan dari universitas dan jurusan/program studi minimal B atau baik sekali saat lulus.
Baca Juga: Marinir Kebut Hunian Sementara bagi Korban Banjir di Tapanuli Selatan
Nantinya, saat upacara pelantikan atau prasetya perwira (praspa), perwira dokter spesialis akan berpangkat Kapten.
Persyaratan pendaftaran lebih lengkap dapat dilihat di laman https://rekrutmen-tni.mil.id. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































