HANKAM

TNI Bakal Punya Dua Kapal Pemburu Ranjau MCMV Buatan Jerman

TNI Bakal Punya Dua Kapal Pemburu Ranjau MCMV Buatan Jerman
Dok: Dispenal

Jakarta, IDM - TNI AL tak lama lagi memiliki dua kapal pemburu ranjau Mine Counter-Measure Vessel (MCMV) tipe MHV-60 buatan pabrikan Jerman, Abeking and Rasmussen.

Sebelumnya, dua kapal tersebut dipesan Kementerian Pertahanan (Kemhan) pada 2020. Kapal itu bekerja dengan cara deteksi, klasifikasi, identifikasi sasaran bawah permukaan yang menyerupai ranjau. Tak hanya mendeteksi, tapi juga dapat menghancurkan atau menetralisasi ranjau dengan sarana yang ada.

Keunggulan lain dari kapal pemburu ranjau MCMV adalah fungsi tambahan sebagai kapal survei alur dan kontur bawah air dan Search and Rescue (SAR) terbatas.

Tim Operational Requirement TNI AL dipimpinnWakil Asisten Operasi (Waasops) KSAL Laksamana Pertama TNI Retiono Kunto, meninjau langsung perkembangan produksi dua calon alutsista andalan AL tersebut di Bremen, Jerman, Senin (3/10).

Retiono melakukan peninjauan untuk mendapatkan gambaran secara utuh tentang perkembangan pembangunan dua kapal perang tersebut, termasuk perihal persyaratan.

"Diharapkan persyaratan menjadi pedoman terhadap operasional alpalhankam, demi terwujudnya kesiapan operasional satuan dalam rangka menjamin keberhasilan pelaksanaan tugas TNI," kata Retiono dikutip dari Dispenal, Jumat (7/10).

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono berulang kali menyampaikan pembangunan dan pengadaan kapal adalah bagian perencanaan pembangunan kekuatan sekaligus realisasi dari program prioritas pimpinan TNI AL, yaitu modernisasi alutsista yang dimiliki serta upaya pemenuhan kebutuhan alutsista TNI AL. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.