HANKAM

TNI AU dan TUDB Rampungkan Latihan Bersama Elang Brunesia X/24 di Lanud Supadio

TNI AU dan TUDB
Personel TNI AU dan TUDB yang terlibat dalam latihan bersama “Elang Brunesia X/24” di Lanud Supadio. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Angkatan Udara Brunei Darussalam (Tentera Udara Diraja Brunei Darussalam/TUDB) berhasil merampungkan latihan bersama (Latma) bertajuk ‘Elang Brunesia X/24’ yang telah digelar selama lima hari, sejak 25 hingga 29 November 2024.

TNI AU menjelaskan, angkatan udara kedua negara telah melaksanakan berbagai manuver udara yang kompleks, termasuk latihan pencarian dan penyelamatan (SAR) selama pelaksanaan Elang Brunesia X/24.

Baca Juga: Taifib dan Brimob Latih Kemampuan Terjun Bebas di “Wind Tunnel”

“Latihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan operasional kedua angkatan udara tetapi juga untuk memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Brunei Darussalam,” tulis TNI AU dikutip dari keterangan foto dalam instagram @militer.udara, Sabtu (30/11).

TNI AU dan TUDB
Acara penutupan Latma "Elang Brunesia X/24" yang dipimpin oleh Kadisops Lanud Supadio, Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Adi Brata dan Ltc. Mohd Hairy Erwandy selaku Direktur Latihan (Dirlat) dari TUDB. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Acara penutupan latihan bersama tersebut digelar di Wing Udara 7 Lanud Supadio, Jumat (29/11) dan dipimpin oleh Kadisops Lanud Supadio, Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Adi Brata mewakili TNI AU dan Ltc. Mohd Hairy Erwandy selaku Direktur Latihan (Dirlat) dari TUDB.

Dalam sambutannya, Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Adi Brata menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang ambil bagian dalam latihan bersama ini dan berharap agar mereka dapat memperoleh pengalaman serta pengetahuan yang berharga, khususnya terkait dengan operasi pencarian dan pertolongan.

Baca Juga: KSAU Terima Paparan Kesiapan Fire Power Demo Latihan Angkasa Yudha 2024

Senada dengan Kolonel Adi Brata, Ltc. Mohd Hairy Erwandy juga menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh TNI AU. Ltc. Hairy berharap latihan tersebut dapat berkelanjutan untuk meningkatkan kedekatan kedua negara.

"Terima kasih kepada TNI AU dan Lanud Supadio atas kerja sama pada pelaksanaan latihan ini. Semoga ke depannya hubungan di antara TNI AU dan TUDB dapat terus berlanjut," ungkap Hairy. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.