TNI AU dan RSAF Anugerahkan Wing Penerbang Kehormatan

Bintan, IDM - TNI Angkatan Udara dan Republic of Singapore Air Force (RSAF) menganugerahkan Wing Penerbang Kehormatan kepada sejumah perwira kedua Angkatan Udara.
Wing penerbang kehormatan TNI AU disematkan oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, sementara wing penerbang kehormatan RSAF disematkan Chief of Air Force RSAF (CAF RSAF) Major General Kelvin Khong di Bintan, Tanjung Pinang Kepulauan Riau.

Penganugerahan Wing Penerbang Kehormatan ini merupakan wujud penghargaan kepada para perwira kedua Angkatan Udara yang telah berkontribusi positif dalam meningkatkan hubungan baik antara TNI AU dan RSAF.
KSAU menyematkan Wing Penerbang Kehormatan kepada 6 perwira RSAF, yaitu Colonel Teo Soo Yeow, Colonel Kam Kai Qing, Colonel Phua Jia Kai, Colonel Joseph Peh, SLTC Eugene Ng, dan SLTC Ng Guo Feng, Head Air Training.

Sementara CAF RSAF menganugerahkan Wing Penerbang Kehormatan kepada 9 Perwira Tinggi TNI AU yaitu Wakasau Marsdya TNI A. Gustaf Brugman, Pangkoopsudnas Marsya TNI Andyawan Martono Putro, Koorsahli KSAU Marsda TNI Hari Mursanto, Asrena KSAU Marsda TNI Ir. Purwoko Aji Prabowo, Asintel KSAU Marsda TNI I Wayan Sulaba, Asops KSAU Marsda TNI M. Khairil Lubis, Aspers KSAU Marsda TNI Elianto Susetio, Aslog KSAU Marsda TNI Fadjar Sumarijadji, dan Askomlek KSAU Marsda TNI Amrizal Mansur. (nhn)
Hankam

Ini Cara Kerja Radar Pertahanan Tentukan Posisi Sasaran
Sistem radar pertahanan udara mengandalkan tiga parameter utama—jarak (range), arah (azimuth), dan ketinggian (altitude)—untuk mendeteksi serta melacak posisi sasaran secara akurat dalam ruang tiga dimensi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































