HANKAM

TNI AU Bantu Evakuasi Pesawat SAM Air dengan Helikopter Caracal

Caracal
Ilustrasi helikopter Caracal TNI AU. (Foto: Dok. tni-au.mil.id)

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan unsur helikopter Caracal untuk membantu proses evakuasi pesawat milik SAM Air yang jatuh di Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Komandan Lanud (Danlanud) Silas Pare, Marsma TNI M. Dadan Gunawan. "Bantuan helikopter jenis Caracal itu sesuai permintaan dari Basarnas Jayapura yang saat ini sudah bergabung di Wamena, Papua Pegunungan," ungkap Dadan, dilansir dari Antara, Sabtu (24/6).

Baca Juga: Libatkan Pesawat C-130 Hercules TNI AU, Bali Boogie Jump ‘23 Resmi Digelar

Pada dasarnya, helikopter jenis Caracal yang dikerahkan dalam misi evakuasi kali ini merupakan helikopter pengangkut jarak jauh yang merupakan pengembangan dari helikopter Super Puma.

Secara fungsi, helikopter ini dapat digunakan untuk transportasi prajurit, transfer korban (casualties), pencarian, pertempuran dan tugas-tugas penyelamat lainnya.

Selain helikopter, Dadan menyebut jika pihaknya telah menerjunkan lima personel Kopasgat Lanud Silas Pare untuk tergabung dengan tim SAR di Wamena.

Baca Juga: Terima Kunjungan Socaust, Dankopasgat Bahas Peluang Kerja Sama hingga Latma Pasukan Khusus

Sebelumnya diinformasikan, pesawat jenis Gran Caravan milik SAM Air dengan kode penerbangan PK-SMW sempat hilang kontak usai beberapa menit lepas landas pada Jumat (23/6) siang. Saat itu, pesawat tengah melakukan penerbangan dengan rute Bandara Elelim-Bandara Poik, Distrik Welarek.

Usai mendapat laporan tersebut, tim SAR kemudian melakukan pencarian dan berhasil menemukan bangkai pesawat dalam kondisi masih berasap. Terdapat dua orang kru pesawat dan empat orang penumpang dalam penerbangan nahas tersebut. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.