TNI Angkatan Laut Kembali Gagalkan Usaha Penyelundupan Pekerja Migran Illegal

IDM - TNI Angkatan Laut tidak henti-hentinya menggagalkan usaha penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ilegal keluar negeri, kali ini, Tim Gabungan F1QR Lanal Dumai dan Tim Satgas Dispamsanal berhasil menggagalkan pemberangkatan calon PMI secara ilegal di Kab. Bengkalis,(01/03).
Dari hasil penggagalan tersebut membuahkan hasil, yakni ditemukan sebanyak 22 orang (laki-laki 8 dan perempuan 14) di pesisir Pantai Sepahat Kab. Bengkalis Prov. Riau yang sedang bersiap akan diberangkatkan ke Malaysia.
Selanjutnya Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Himawan segera berkoordinasi dengan Polres dan BP2MI guna penyelidikan lebih lanjut terhadap PMI ilegal tersebut.

Komandan Lantamal I Laksamana Pertama Johanes Djanarko Wibowo mengatakan bahwa TNI Angkatan Laut akan terus melakukan patroli secara terus menerus terutama pada wilayah-wilayah yang disinyalir menjadi jalur keluar masuk melalui jalur tikus, baik itu berupa komoditi dari luar negeri, barang ilegal, bahkan narkoba serta penyelundupan pekerja migran ilegal yang terjadi di wilayah kerja Lantamal I, yang mana sesuai dengan kebijakan Kepala staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono.
Lebih lanjut Danlantamal I menegaskan TNI AL tidak akan kompromi terhadap hal yang mengancam kedaulatan negara, tindak pidana dan pelanggaran di laut.
Lantamal I melalui Pangkalan TNI AL jajarannya akan selalu mendukung kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, dengan tidak melakukan pembiaran serta mencegah kegiatan-kegiatan illegal seperti PMI Ilegal yang masih terjadi
Sesuai Perintah Bapak Kasal Laksamana Yudo Margono.
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































