TNI AL terapkan Pendidikan Dasar, Implementasi Dalam Membentuk Prajurit Yang Unggul dan Profesional

Jakarta, IDM - Pendidikan Dasar Prajurit (Diksarit) yang dilaksanakan di Pusdiksarmil Kodiklatal merupakan salah satu implementasi dalam membentuk prajurit TNI AL yang unggul dan profesional sejak dini atau dasar. Hal ini sesuai dengan prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono yang pertama yakni membangun SDM TNI AL yang unggul.

Sebanyak 841 Siswa program Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AL Angkatan XLI/2 yang menempuh pendidikan di Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI AL (Kodiklatal), selesai mengikuti Diksarit ditandai dengan upacara penutupan yang dipimpin Pejabat Sementara (Pjs) Komandan Puslatdiksarmil Letkol Laut (P) Didi Efendi, S.Sos., M.Tr. Hanla bertempat di lapangan Kawah Candradimuka Puslatdiksarmil Juanda Sidoarjo, Selasa (15/2).
Adapun 841 orang siswa Dikmata PK Angkatan Ke-41 Gelombang 2 TA 2021 ini terbagi dalam delapan Kompi antara lain Kompi A terdiri 116 siswa, Kompi B terdiri 116 siswa, Kompi C terdiri 116 siswa, Kompi D terdiri 87 siswa, Kompi E terdiri 88 siswa, Kompi F terdiri 116 siswa, Kompi G terdiri 116 siswa dan Kompi H terdiri 87 siswa. Sementara itu bertindak sebagai Komandan Upacara (Danup) Mayor Marinir Wahidi.

Dalam sambutannya Letkol Didi Efendi menyampaikan sehubungan masih pandemi Covid-19 hingga adanya varian baru Omicron, supaya para siswa Dikmata XLI/2 yang sudah selesai melaksanakan Diksarit dan akan melanjutkan Diksargol di Puslatdiksarmil untuk selalu mematuhi protokol kesehatan secara ketat dengan menerapkan 5 M yaitu mencuci tangan secara rutin dengan air yang mengalir, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.
Selesai mengikuti upacara penutupan Diksarit, para siswa Dikmata TNI AL ini kemudian akan melanjutkan Pendidikan Dasar Golongan (Diksargol) selama dua bulan yang lokasinya masih di Puslatdiksarmil Juanda.
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































