TNI AL Siapkan 2 Tim Penyembuhan Trauma Korban Banjir-Longsor Sumatra

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Laut menyiapkan dua tim trauma healing atau penyembuhan trauma bagi korban banjir dan longsor di wilayah Sumatra.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksma Tunggul mengatakan, tim tersebut berasal dari personel kesehatan yang dibawa dua kapal bantu rumah sakit (KBRS) TNI AL.
Baca Juga: Menhan Sjafrie Siapkan 3 Helikopter untuk Pelayanan Kesehatan di Aceh, Sumut dan Sumbar
“TNI AL menyiapkan dua tim trauma healing yang akan onboard di KRI dr. Soeharso-990 dan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992,” kata Tunggul dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (8/12).
Selain trauma healing, dua KBRS TNI AL itu juga difungsikan untuk merawat para korban. Pada Minggu (7/12) misalnya, para personel kesehatan menjalankan penanganan operasi terhadap korban bencana banjir bandang di atas KRI Radjiman yang sandar di Dermaga Pelindo Sibolga, Sumatra Utara.
Korban adalah Libertus Alexander (25), yang harus dioperasi karena didiagnosa mengalami radang selaput perut akibat kebocoran lambung.
Baca Juga: TNI AD Buka Suara Terkait Pembangunan Yon TP di Luwu Utara yang Ricuh
Tim kesehatan Batalion Kesehatan Marinir yang sebelumnya di KRI dr. Soeharso, per hari ini juga sudah diturunkan ke wilayah Aceh Utara untuk mengoperasikan rumah sakit lapangan di daerah Kuala Cangkoy dan Kuala Kerto.
“Untuk evakuasi medis, kami menyiapkan tim evakuasi medis baik jalur darat (ambulans) maupun udara (helikopter),” ujar Tunggul. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































