HANKAM

TNI AL Siagakan Empat KRI untuk Bantuan Longsor di Natuna

KRI
Ilustrasi KRI Semarang-594. (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM - TNI AL menyiagakan KRI Bontang-907, KRI Imam Bonjol-383, KRI Sembilang-850, dan KRI Semarang-594, untuk mengirimkan bantuan korban longsor di Pulau Serasan, Natuna, Kepulauan Riau.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Julius Widjojono, menjelaskan TNI AL menyiapkan tiga titik angkut untuk masing-masing KRI tersebut, yaitu KRI Bontang-907 dan KRI Imam Bonjol-383 disiagakan di Ranai, Natuna.

Baca Juga: Prabowo Diskusi Teknologi Militer Modern Bersama Mansour bin Zayed di UEA

"KRI Sembilang-850 standby di titik angkut Pontianak, dan KRI Semarang-594 bersiaga di titik angkut Jakarta," ujar Julius dalam keterangan pers Dispenal, Rabu (8/3).

Empat kapal perang itu difungsikan sebagai kapal siaga Search And Rescue (SAR), pergeseran personel, dan pengiriman material bantuan bencana alam. "Namun, saat ini kendala cuaca yang kurang mendukung, sulitnya akses, ditambah dengan terputusnya jaringan telekomunikasi," kata Julius.

Sebelumnya, Longsor di Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan Timur, terjadi pada Senin (6/3) pukul 11.15 WIB. Longsor tersebut menyapu 27 rumah warga di Desa Pangkalan.

Baca Juga: TNI AL Bangun Dua Tug Boat untuk Koarmada I dan III

Melansir dari Tempo, data BPBD Provinsi Kepulauan Riau menyebutkan, hingga sore kemarin pukul 17.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia yang ditemukan menjadi 11 orang. Enam diantaranya sudah terindentifikasi.

Sementara itu, 47 orang masih dinyatakan hilang, lima orang luka berat, dan lima luka sedang. Selain itu sebanyak 1.216 orang diungsikan di PLBN, puskesmas, masjid dan SMA 1 Serasan. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.