TNI AL Sematkan Brevet Kehormatan Hidro-Oseanografi kepada Menteri KKP

Jakarta, IDM - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menerima brevet kehormatan Hidro-Oseanografi TNI AL. Penyematan brevet dilakukan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono di Anjungan KRI Rigel-933 di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Kamis (16/6).
Dalam sambutannya, Trenggono mengatakan suatu kebanggaan bagi saya menerima brevet kehormatan hidro-oseanografi TNI AL di pagi yang cerah ini. Penyematan brevet ini merupakan bentuk penghargaan dan dukungan yang diberikan Pushidrosal kepada KKP dalam mengelola sumber daya kelautan Indonesia, di antaranya mewujudkan kerjasama bidang hidro-oseanografi di tingkat nasional maupun internasional.

Apresiasi dan terima kasih kepada Pushidrosal yang selama ini bahu membahu bersama KKP dan instansi lainnya dalam menata kabel dan pipa bawah laut, sehingga pemasangannya sesuai koridor yang telah ditetapkan pemerintah, ujar Trenggono
Saya optimis sinergi lintas sektor ini semakin kuat, sehingga tujuan utama menata ruang laut Indonesia untuk kepentingan kedaulatan negara, pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan tentunya untuk keberlanjutan ekosistem laut, dapat terwujud sempurna, tutup Trenggono.

Penyematan brevet kehormatan Hidro-Oseanografi TNI AL ini sekaligus menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono sebagai warga kehormatan komunitas hidrografi. (gin)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































