HANKAM

TNI AL Selamatkan KM Sirimau yang Terdampar di Perairan Adonara

TNI AL Selamatkan KM Sirimau yang Terdampar di Perairan Adonara
(Dok Dispenal)

Jakarta, IDM - Kapal Patroli Keamanan Laut (Patkamla) Searrider dari Pangkalan TNI AL Mauemere menyelamatkan sebuah kapal motor (KM) Sirimau yang terdampar di perairan Adonara sejak Rabu (17/5).

Setelah diselamatkan oleh Patkamla TNI AL Mauemere, KM Sirimau kembali berlayar menuju pelabuhan Lewoleba untuk dilakukan pengecekan kerusakan oleh prajurit TNI AL Maumere.

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Mauemere, Kolonel Laut (P) Dwi Yoga Pariyadi mengatakan akan membantu untuk mengevakuasi penumpang jika dibutuhkan.

“Sejak ada informasi terkait penyelamatan KM Sirimau di perairan Adonara dan pembentukan bintara pembina potensi maritim (Babinpotmar) di Pos Angkatan Laut (Posal) Lembata, kami segera menyiapkan dan mengirimkan Speed Patkamla Searider untuk membantu evakuasi,” ujar Yoga.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengimbau para prajurit TNI AL dapat membantu untuk mengatasi permasalahan serta kesulitan rakyat. Hal tersebut membuat prajurit TNI AL berguna bagi sekitarnya. (BFM)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.