HANKAM

TNI AL Kerahkan KRI Dorang untuk Latma Cassoex 2024 di Australia

KRI Dorang-874
KRI Dorang-874. (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM –  TNI AL akan mengikuti latihan bersama Cassowary Exercise (Cassoex) 2024 dengan Australia. Hal ini diungkapkan dalam paparan rencana latihan yang dipimpin oleh Pangkoarmada RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata di Jakarta, Selasa (9/7) lalu.

Kadispen Koarmada RI Kolonel Laut (KH) Agus Susiolo, mengungkapkan latihan bersama Casssoex 2024 dengan Angkatan Laut Australia itu dijadwalkan pada akhir Juli ini. "Pelaksanaannya di Australia," ungkap Agus saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (14/7).

Baca Juga: Marinir TNI AL dan AS Simulasikan Pertempuran Malam

Ia juga menjelaskan, nantinya TNI AL bakal mengerahkan satu kapal patroli cepat 60 meter untuk terlibat dalam latihan bersama Cassoex 2024, yaitu KRI Dorang-874. Kapal ini dipimpin oleh Mayor Laut (P) Hermes S yang juga menjabat sebagai Komandan Satgas Latma Cassoex 2024.

"Dalam latihan ini mengirimkan KRI Dorang, kapal jenis patroli cepat 60 meter produksi dalam negeri. KRI Dorang saat ini bertugas di bawah jajaran Koarmada III," jelas Agus.

Adapun latihan bersama Cassoex merupakan program kerja sama latihan antara TNI AL dengan Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy) yang rutin diselenggarakan setiap tahun dengan melibatkan unsur kapal perang dari kedua negara.

Baca Juga: Platoon Exchange 2024: Marinir Indonesia dan AS Latih Strategi Penyergapan

Kerja sama tersebut untuk menciptakan kawasan perairan yang terkendali serta membina kerja sama yang positif antara Indonesia dan Australia, khususnya TNI AL dan Angkatan Laut Australia.

Pada 2023 lalu, TNI AL mengirimkan dua unit kapal perang di bawah jajaran Koarmada III, yaitu KRI Dorang-874 dan KRI Bawal-875 ke Australia. Kedua kapal tipe patroli cepat 60 meter itu fokus menjalani materi latihan Minor War Vessel untuk meningkatkan kerja sama patroli keamanan maritim perbatasan Indonesia-Australia. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.