TNI AL Gelar Latihan Operasi Mengukur Kesiapan Tempur di Perairan Laut Sulawesi

Jakarta, IDM - Kepala Staf Guspurla (Kasguspurla) Koarmada II Kolonel Laut (P) Baharudin Anwar, memimpin dan melaksanakan langsung kegiatan latihan setingkat L-3 unsur-unsur yang tergabung dalam Satgasla Opsgab (Satuan Tugas Latihan Operasi Gabungan di Perairan Laut Sulawesi, Senin, (23/5).
Latihan tersebut dilaksanakan bertujuan untuk melatih interopabilitas antar unit tugas di bawah Satgasla Opsgab yaitu KRI, Pesud, dan unsur pendukung Lantamal XIII, selain itu juga untuk menguji kesiapan dan kondisi teknis sistem senjata selama operasi dan untuk meningkatkan profesionalisme Prajurit serta mengukur kesiapan maupun kemampuan tempur unsur-unsur Koarmada II.
Dalam latihan ini melibatkan beberapa unsur KRI dan Pesawat Udara yang berada di Bawah Kendali Operasi atau BKO Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada II, diantaranya KRI Malahayati-362 (KRI MLH-362), KRI Mandau-621 (KRI MDU-621), KRI Pulau Rupat-712 (KRI PRP-712) dan Pesud U-6212.
Adapun serial latihan yang dilaksanakan meliputi, Leaving Harbour, MFTEX (Minefield Transit Exercise), DCEX (Damage Control Exercise), ADEX 321 (Air Defence 321/Single Target Designation and Tracking), ADEX 440 (Aircraft Control/Air Joining Procedure), Photoex, Prep Gunex 603 (Prep Gunnery Exercise), Gunnex 603 (Gunnery Exercise), Surfex 992 (Basic Interdiction and Boarding Exerxise/VBSS) dan MISCEX 806 (Replenishment at Sea/Approaches).
Sebagai Komando Pelaksana Dukungan Operasi (Kolakdukops), Lantamal XIII Tarakan akan mendukung penuh terhadap unsur-unsur baik KRI maupun Pesud TNI AL yang beroperasi di wilayah kerja Lantamal XIII dan dalam latihan unsur Opsgab Lantamal XIII telah berkoordinasi dengan Instansi terkait dari segi dukungan pengamanan agar latihan yang dilaksanakan dapat terselenggara dengan aman dan lancar. (GIN)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































