TNI AL Catat Rekor Muri Pengibaran Merah Putih Serentak di Bawah Laut

Jakarta, IDM - Upacara pengibaran bendera merah putih bawah laut oleh TNI AL di 77 titik seluruh Indonesia, mencatat rekor MURI. Piagam penghargaan diberikan Direktur Marketing Awan Rahargo kepada Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, Rabu (17/8).
"Rekor dunia, Piagam Museum Rekor Dunia Indonesia dengan bangga dan hormat kepada TNI AL atas penyelenggaraan pengibaran bendera merah putih terbanyak secara serentak di dunia," ujar Awan di atas sea rider bersama Heri, saat memberikan piagam penghargaan Rekor MURI, di Pulau Putri, Kepulauan Seribu.
Pada kesempatan tersebut, Heri mengatakan kegiatan pengibaran bendera merah putih bawah laut ini dilaksanakan seluruh jajaran TNI AL, mulai dari Lantamal, Lanal, Kedinasan AL, Armada, Pasmar hingga Kormar.
Tak hanya itu, beberapa penyelam lainnya juga terdiri dari Polri, pemerintah daerah, organisasi masyarakat hingga klub selam. "Total 888 penyelam ikut berpartisipasi dalam pengibaran bendera bawah laut ini," ujar Heri.
Dalam keterangan tertulisnya, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan kegiatan ini ialah bentuk komitmen dari awal untuk mengibarkan merah putih di dasar laut, sebagai isyarat TNI AL siap menjaga kedaulatan dan keanan seluruh wilayah laut Indonesia.
"Tentunya ini membangkitkan kembali kejayaan maritim untuk Infonesia pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat," kata Yudo.
Dalam pengibaran bendera merah putih bawah laut ini turut hadir beberapa atase pertahanan dari Jerman, Kanada, Korea Selatan, Kamboja, Singapura, Australia, China, Mesir, Iran hingga Pakistan. (at)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































