TNI AL Beberkan Pembaruan Mekanisme Perawatan dan Pemeliharaan Alpalhankam

Jakarta, IDM – Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Laut (Aslog KSAL) Laksamana Muda Eko Sunarjanto dan Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksamana Muda I Gung Putu Alit Jaya membahas reformasi mekanisme pemeliharaan dan perawatan alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) di Surabaya, Jumat (11/7).
Alit Jaya menekankan pentingnya penyesuaian menyeluruh terkait perubahan mendasar dalam kebijakan pemeliharaan dan perawatan alpalhankam yang kini dipusatkan melaui Kementerian Pertahanan (Kemhan).
"Pentingnya penyesuaian menyeluruh, baik dari sisi peran, pola kerja, maupun budaya birokrasi satuan," kata Alit Jaya, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Sabtu (12/7).
Sementara itu, Eko dalam pengarahannya kepada para perwira di kewasgiatan logistik wilayah kerja Koarmada II, menyampaikan mekanisme pembagian pemeliharaan dan perawatan alpalhankam oleh Kemhan dan TNI.
"Pelaksanaan harwat sedang dan berat kini menjadi kewenangan Kemhan sedangkan harwat organik dan darurat tetap berada di lingkungan TNI AL," ungkapnya.
Baca Juga: Puspenerbal Kembali Cetak Kapten Pilot Helikopter Bell 505
Ia juga menekankan pentingnya penguatan kesiapan operasional unsur kapal perang (KRI) berdasarkan standar kesiapan tempur yang telah ditetapkan, melalui upaya penyiapan dari pemeliharaan tingkat depo, modernisasi kapal, dan program peningkatan kesiapan operasional (operational readiness enhancement) termasuk revitalisasi dan rematerialisasi alpalhankam TNI AL.
"Kategori distribusi material bekal dan kewenangan pembinaan materiil yang harus dilaksanakan secada terintegrasi dan terkoordinasi antara satuan teknis dan penyedia logistik," tegas Eko. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































