Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bicara modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) hingga dinamika tantangan global. Hal ini dikatakannya dalam amanatnya kepada seluruh prajurit dan ASN pada momentum Upacara Bendera tanggal 19 Oktober 2026.
TNI Angkatan Udara terus memperkokoh kekuatan sumber daya manusianya (SDM) untuk memperkuat postur pertahanan udara nasional sekaligus merespons dinamika tugas dimasa depan. Salah satu langkah strategis yang tengah digiatkan adalah menjalin kolaborasi dengan sekolah penerbangan untuk menyiapkan calon penerbang andal dan profesional.
Peringatan 9 April 2026 menandai 80 tahun pengabdian tanpa batas TNI Angkatan Udara dalam menjaga kedaulatan ruang udara Indonesia. Sebuah perjalanan panjang yang ditempa oleh dedikasi, pengorbanan, dan semangat tanpa henti. Seiring dengan bertambahnya usia pengabdian tersebut, TNI AU dihadapkan pada tuntutan untuk terus beradaptasi dengan dinamika pertahanan yang semakin kompleks, ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi militer, perubahan karakter konflik, serta meningkatnya operasi multi domain.
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono meresmikan Rumah Sakit TNI Angkatan Udara (RSAU) Prof. dr. Abdulrachman Saleh di Pancoran, Jakarta, Rabu (1/7).
Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakil KSAU) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi mendorong agar satuan-satuan TNI Angkatan Udara (TNI AU) di Subang untuk terus berdaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk dalam pengoperasian berbagai alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam).
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) baru saja menerima sejumlah alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) terbaru sebagai bagian upaya peningkatan postur pertahanan udara.
Kepala Staf Koops Udara Nasional (Kaskoopsudnas) Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo menegaskan bahwa kesiapan operasional tidak terlepas dari pemeliharaan serta perawatan (harwat) alat peralatan pertahanan keamanan (alpalhankam) yang dilakukan secara cermat dan berkesinambungan.
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono membuka Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Angkatan Udara (TNI AU) Tahun Anggaran 2025 di Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Jumat (13/2).
TNI Angkatan Udara (TNI AU) melakukan alih komando dan pengendalian (kodal) terhadap sejumlah Skadron Teknik (Skatek) di jajaran Komando Pemeliharaan Materiel TNI Angkatan Udara (Koharmatau) ke Depo Pemeliharaan (Depohar) sebagai bagian dari penataan organisasi.
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono menyoroti perlunya antisipasi terhadap potensi bencana alam dan berbagai kerawanan agar stabilitas keamanan dapat terus terjaga.