Beberapa waktu lalu, Kopassus menggelar kegiatan Alpalhankam Kopassus TA 2025 di Makopassus, Cijantung, Jakarta Timur. Kegiatan ini menampilkan berbagai alutsista dan perlengkapan modern hasil kolaborasi dengan para mitra, yang dirancang khusus untuk mendukung operasional prajurit Korps Baret Merah.
Saat ini, TNI AU sedang melakukan transformasi besar melalui modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) serta validasi organisasi yang adaptif guna menjawab perkembangan lingkungan strategis (linstra) yang semakin kompleks.
TNI Angkatan Udara (TNI AU) berhasil mengambil materiel berkategori ’classified’ (rahasia) untuk meningkatkan kesiapan operasional serta pemeliharaan alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) dari Amerika Serikat (AS).
Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakil KSAU) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi menyoroti empat aspek utama yang menjadi acuan perencanaan TNI Angkatan Udara (TNI AU) jelang hadirnya sejumlah alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) baru.
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono menegaskan lima prioritas utama TNI Angkatan Udara (TNI AU), salah satunya modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam).
Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Laut (Aslog KSAL) Laksamana Muda Eko Sunarjanto dan Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksamana Muda I Gung Putu Alit Jaya membahas reformasi mekanisme pemeliharaan dan perawatan alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) di Surabaya, Jumat (11/7).
Pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan alat peralatan pertahanan keamanan (alpalhankam) Indo Defence 2025 Expo & Forum resmi ditutup, Sabtu (14/6).
Presiden RI Prabowo Subianto membuka pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan alat peralatan pertahanan keamanan (alpalhankam) Indo Defence 2024 Expo & Forum di Jakarta International Expo (JiExpo), Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/6).