HANKAM

Tingkatkan Kesiapan Alpalhankam, TNI AU Angkut Classified Materiel dari AS dengan C-130J

Tim TNI AU
Tim TNI AU yang menjalani misi Pilot Pick Up (PPU) Tahun Anggaran 2025 di Andersen Air Force Base, Guam, AS. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) berhasil mengambil materiel berkategori ’classified’ (rahasia) untuk meningkatkan kesiapan operasional serta pemeliharaan alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) dari Amerika Serikat (AS).

Hal tersebut diungkap oleh Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) melalui unggahan Instagram resmi TNI AU, @militer.udara, yang dikutip Minggu (23/11).

Baca Juga: KSAU Bahas Peluang Kerja Sama dan Kolaborasi Strategis dengan Commander UAE-AFAD

Misi tersebut merupakan bagian dari Pilot Pick Up (PPU) Tahun Anggaran 2025 di Andersen Air Force Base (AFB), Guam, Amerika Serikat, pada 11–15 November 2025.

Classified materiel
Classified materiel yang diangkut oleh pesawat C-130J Super Hercules TNI AU dalam misi Pilot Pick Up (PPU). (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

PPU sejalan dengan komitmen Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono dalam meningkatkan kesiapan alpalhankam hingga 80 persen pada 2026 dan misi ini menjadi salah satu langkah penting dalam mencapai target tersebut.

“Penanganan muatan berisiko tinggi tersebut membutuhkan tingkat ketelitian dan pengamanan yang ketat, serta koordinasi dengan United States Air Force (USAF) yang menjadi mitra di Andersen AFB,” tulis Dispenau.

Baca Juga: TNI Dirikan Pos Komando den Perkuat Penyekatan di Zona Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Keberhasilan misi PPU semakin menegaskan profesionalisme dan disiplin personel TNI AU dalam menangani operasi strategis yang membutuhkan ketelitian serta pengamanan tinggi.

Dalam misi tersebut, TNI Angkatan Udara mengerahkan satu unit pesawat C-130J Super Hercules dengan nomor registrasi A-1342, yang sehari-hari dioperasikan oleh Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.