TNI AL Amankan Pelabuhan Ketapang Guna Menjaga Pengamanan Arus Balik

Jakarta, IDM - Pangkalan TNI Angkatan Laut (AL) Banyuwangi mengerahkan para prajurit untuk melaksanakan pengamanan arus balik pemudik yang menggunakan jalur angkutan laut di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Sabtu (7/5).
Hal tersebut guna mengantisipasi arus balik pemudik pasca libur lebaran 2022 serta membantu mempercepat proses mobilisasi para pemudik sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan maupun penumpang di pelabuhan Ketapang.

Disisi lain, Pangkalan TNI Angakatan Laut Banyuwangi menyiagakan dua Kapal Angkatan Laut (KAL) yakni KAL Rajegwesi II-5-40 dan KAL Tabunan II-5-25 serta tiga unsur Patroli Keamanan Laut guna melaksanakan pengamanab di sekitar perairan Selat Bali.
Kegiatan pengamanan ini sejalan dengan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono kepada para prajurit untuk cepat tanggap membantu rakyat

Dilansir dari laman TNI AL, Diwaktu yang sama Danlanal Banyuwangi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuwangi menyambut kunjungan kerja Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa beserta rombongan di Pelabuhan ASDP Ketapang untuk meninjau kondisi dan situasi di Pelabuhan Ketapang.
Dalam kesempatan yang sama, Khofifah menyampaikan ucapan terima kasih kepada para tim yang sudah bekerja dengan luar biasa di Pelabuhan Ketapang guna membantu para pemudik menyeberang dengan aman dan selamat sampai tujuan. (ADT)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































