HANKAM

TNI AL Akan Teliti Lebih Komprehensif Benda Mirip Rudal Temuan Nelayan Selayar

TNI AL Akan Teliti Lebih Komprehensif Benda Mirip Rudal Temuan Nelayan Selayar
(Dok Dispenal)

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Laut (TNI AL) akan mengidentifikasi terhadap benda asing mirip rudal yang ditemukan oleh Andi Arifin Lewa (54 th) seorang nelayan yang sedang mencari umpan dekat pantai di pulau Jampea Kabupaten Kepulauan Selayar, Rabu (9/2) lalu. Benda tersebut kemudian ditempatkan tidak jauh dari lokasi penemuan.

Danposmat TNI AL Selayar Letda Laut (E) Siswandoyo, Jumat (18/2) bersama Camat Jampea, Danramil 1415 Jampea, Kapolsek Jampea, dan Kanit Intel Mapolres Selayar, berangkat dari pelabuhan Patungbukang menuju ke pulau Jampea menggunakan speed mopel 200 PK untuk melaksanakan peninjauan benda asing tersebut ke lokasi Polsek Jampea yang selanjutnya membawa benda asing tersebut ke pelabuhan Jampea dan dinaikan speed untuk diantar ke KRI Fatahillah – 361.

Saat ini benda tersebut telah diterima TNI AL setelah diserahterimakan dari Kapolsek Jampea Iptu Daniel kepada Komandan Guskamla Koarmada II Laksamana Pertama TNI I Gung Putu Alit Jaya, disaksikan Danramil 1415 Jampea dan Camat Jampea bertempat di lounge room KRI Fatahillah – 361 yang selanjutnya akan dibawa ke Pangkalan TNI AL terdekat untuk keperluan identifikasi lebih lanjut.

Sehari sebelumnya pada hari Kamis (17/2), Komandan Pangkalan Utama TNI AL VI (Danlantamal VI) Laksamana Pertama TNI Dr. Benny Sukandari, CHRMP yang sempat mengamati laporan foto dan video yang diterima menduga benda tersebut adalah Side Scan Sonar (SSS).

(Dok Dispenal)

"Benda itu berfungsi sebagai sistem sonar yang digunakan untuk meneliti Sea Bottom Profile yaitu keadaan di bawah permukaan laut, termasuk aktivitas, biodata dan segala kehidupan di bawah permukaan laut", ungkap Danlantamal VI.

Keberhasilan informasi dan mengamankan benda asing ini mendapat apresiasi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono mengucapkan terima kasih atas sinergitas antara TNI AL dengan para stakeholder di wilayah-wilayah pesisir dan kepulauan, selanjutnya Kasal menegaskan akan meneliti lebih komprensif dan analisa lebih mendalam dengan melibatkan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) dan Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Laut (Dislitbangal) maupun tenaga ahli dari perguruan tinggi terhadap benda asing mirip rudal.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.