TNI Akan Kirim Dokter ke Gaza, Ada Spesialis Anak Hingga Ortopedi

Jakarta, IDM – TNI dipastikan akan kembali mengirimkan Satgas Tenaga Kesehatan (Nakes) TNI Gelombang III ke Gaza. Hal ini terlihat saat Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto memberikan arahan kepada Satgas ini di Kemhan, Jakarta, pada Rabu (16/4).
Dalam keterangan Humas Kemhan, Kamis, (17/4) dalam arahannya, Donny menegaskan bahwa misi ini adalah amanah yang mulia dan harus dijalankan dengan komitmen, dedikasi, dan profesionalisme tinggi. Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan fisik dan mental, kepatuhan terhadap prosedur keamanan, serta menjaga nama baik TNI dan Indonesia.
Baca Juga: Sepekan, Banyak Warga yang Serahkan Senjata Rakitan ke TNI, Ini Rinciannya
Satgas ini terdiri dari 25 personel gabungan tenaga medis dan paramedis, termasuk dokter spesialis bedah, ortopedi, penyakit dalam, anestesi, rehabilitasi, radiologi, emergency medic, dan spesialis anak. Mereka juga didukung oleh perawat, fisioterapis, tenaga radiologi, analis medis, serta tenaga farmasi.
Sebelumnya, para Nakes ini sudah mendapatkan pembekalan selama tiga hari mulai tanggal 11-13 April 2025 lalu di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Tentara Nasional Indonesia (PMPP TNI).
Baca Juga: TNI AU Bakal Gelar Latihan Air to Air Refuelling dengan Hawk 100/200 dan KC-130 Hercules
Para nakes dibekali dengan materi-materi yang dapat menunjang pelaksanaan tugas yang disesuaikan dengan kebutuhan di daerah operasi yang meliputi materi pokok dan materi pendukung misi kemanusiaan, background of conflict and culture awareness, force protection, medical evacuation (casevac/medevac), antropologi dan sosiologi budaya Palestina serta pembekalan bahasa Arab. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































