TNI AD Turun Tangan Bersihkan Ribuan Ikan Mati di Danau Batur

Jakarta, IDM - TNI AD dari Kodim 1626/Bangli turun tangan membersihkan ribuan ikan mati di Danau Batur, Desa Terunyan, Kintamani, Bali. Ikan-ikan tersebut mati akibat dampak ekologis dari semburan belerang.
Dilansir dari keterangan Pendam IX Udayana, Kamis (17/7), Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama mengatakan, kegiatan ini juga melibatkan Dinas Pertanian, DKP, DLH, PUPR, KPH Bali Timur, Karantina, mahasiswa KKN, dan para nelayan.
Baca Juga: Pertemuan KSAL Indonesia dan Prancis, Bahas Scorpene hingga Jeanne d’Arc 2026
"Ikan-ikan mati dikumpulkan menggunakan serok dan diangkut menggunakan truk milik DKP ke wilayah Pengotan untuk dijadikan pupuk organik. Aksi kolaboratif ini menjadi bentuk kepedulian nyata atas kelestarian Danau Batur sebagai sumber penghidupan masyarakat," ujar Gede.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan dan terus mendukung upaya pemulihan ekosistem danau secara berkelanjutan.
"Pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga ekosistem dan mencegah dampak lebih luas," tutup Gede.
Baca Juga: AL Indonesia-Filipina Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Intelijen hingga Keamanan Maritim
Kematian massal ikan disebabkan oleh fenomena tahunan yang disebut upwelling, yakni naiknya lapisan air dari dasar danau ke permukaan.
Fenomena ini biasanya terjadi antara Juli hingga September, dipicu oleh kombinasi suhu dingin, angin kencang, dan curah hujan. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































