TNI AD Terima 235 Senjata Rakitan Sisa Konflik Timor-Timur

Jakarta, IDM – TNI AD dari Korem 161/Wira Sakti menerima 235 senjata rakitan sisa-sisa konflik antara prointegrasi dan prokemerdekaan saat Timor-Timur (sekarang Timor Leste) lepas dari NKRI. Senjata rakitan ini langsung diterima Komandan Korem (Danrem) 161/Wira Sakti Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes di Kupang, Rabu, (17/4).
"235 senjata rakitan ini merupakan hasil dari operasi teritorial yang dilakukan oleh Satgas Pamtas RI-RDTL yang selama ini bertugas di sektor Barat dan sektor Timur dan hasil operasi kurang lebih dua tahun terakhir yakni dari tahun 2022 hingga 2024," kata Danrem.
Baca Juga: Satgas Pamtas Yonif 726 Berhasil Tangkap Pelaku Curanmor di Perbatasan RI-PNG
Lebih lanjut kata Danrem bahwa Dansatgas Pamtas RI-RDTL sektor barat Yonkav 6/Naga Karimata hari ini juga telah menyerahkan 7 senjata rakitan, yang terdiri dari 6 senapan rakitan dan 1 pistol rakitan dan pistol rakitan.
"Sekarang kita tidak ada lagi pikir baku hantam tetapi kita pikir, bagimana wilayah teritorial korem 161/Wira Sakti damai aman sejahtera itu yang kita harapkan," katanya.
Baca Juga: Praka Sedilta Pilon, Prajurit Taifib Juara Triathlon Internasional di Singapura
Ia pun menghimbau kepada masyarakat agar menyerahkan senjata yang masih disimpan oleh masyarakat.
"Kepada masyarakat yang berada di Wilayah Teritorial Korem 161/Wira Sakti, apabila masih menyimpan senjata api maupun senjata rakitan agar segera dengan hati yang iklas tulus ,segera kembalikan kepada aparat, baik kepada Korem, Kodim, Koramil maupun babinsa yang tersebar di jajaran Korem 161/Wira Sakti," himbau Danrem 161/Wira Sakti. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































