HANKAM

TNI AD Siagakan Ratusan Prajurit untuk Penanganan Erupsi Gunung Semeru

Divisi Infanteri 2 Kostrad
Divisi Infanteri 2 Kostrad menyiagakan ratusan prajurit untuk mengantisipasi dampak letusan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. (Foto: Pendivif 2 Kostrad)

Jakarta, IDM – TNI AD dari Divisi Infanteri 2 Kostrad menyiagakan ratusan prajurit untuk mengantisipasi dampak letusan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Dilansir dari keterangan Pendivif 2 Kostrad, Jumat (21/11), Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Susilo, menyatakan bahwa pasukan telah disiagakan bersiap untuk melakukan evakuasi warga, pendistribusian bantuan logistik, serta pengamanan jalur evakuasi serta perbaikan fasilitas umum dan kesehatan.

Baca Juga: Kapal Perang TNI AL dan Destroyer Jepang Latihan di Teluk Jakarta, Ini Aksi Manuvernya

"Kami telah menyiapkan personel dan peralatan siap pakai, termasuk alat berat jika diperlukan, kendaraan taktis dan tim medis lapangan, untuk memastikan keselamatan masyarakat terdampak. Koordinasi dengan BPBD setempat dan instansi terkait terus dilakukan,” kata Susilo.

Divisi Infanteri 2 Kostrad
(Foto: Pendivif 2 Kostrad)

Ia mengatakan bahwa saat ini Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menetapkan status gunung tersebut pada Level II (Awas), dan pasukan Kostrad siap berperan sebagai garda terdepan dalam operasi darurat.

Baca Juga: Kadislitbangal Beberkan Peran ‘Drone Kamikaze’ dalam Medan Tempur Modern

Divisi Infanteri 2 Kostrad
(Foto: Pendivif 2 Kostrad)

"Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan dari petugas, dan menghindari area rawan bahaya. Divisi Infanteri 2 Kostrad berkomitmen penuh untuk melindungi warga dan meminimalisir risiko bencana alam ini," kata Susilo.

Untuk diketahui aktivitas Gunung Semeru pada Rabu (19/11) mengalami peningkatan dan sekitar pukul 14.13 WIB (level siaga) dan dinaikan menjadi level awas pada pukul 17.00. Aktivitas ini telah memicu aliran lahar dan awan panas yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat di sekitar lereng gunung. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.