TNI AD Lantik Ribuan Prajurit Infanteri Siap Jaga NKRI

Jakarta, IDM – TNI AD melantik ribuan prajurit infanteri yang siap menjaga kedaulatan NKRI. Total ada 21.885 Tamtama remaja yang dilantik secara serentak dari berbagai kecabangan pada Dikmata Gelombang III T.A. 2025.
Di Kodam V/Brawijaya total ada 640 siswa Dikmata Infanteri yang telah menyelesaikan pendidikan dasar kemiliteran secara intensif dan berstandar nasional.
Baca Juga: Blak-blakan Komandan KRI SIM-367 Saat Rudal Iran-Israel Seliweran: Was-was tapi Excited
Kemudian di Kodam XVII/Cenderawasih total ada 396 siswa Tamtama Infanteri, yang kini resmi dilantik menjadi prajurit TNI AD dengan pangkat Prajurit Dua (Prada).

Selanjutnya di Kodam IX/Udayana ada 1.394 prajurit yang dilantik dan di Kodam XV/Pattimura ada 1.234 prajurit baru yang juga dilantik.

Menurut amanat tertulis Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak ditekankan bahwa pelantikan ini merupakan awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Maruli berpesan agar para prajurit menjadikan setiap tantangan sebagai sarana untuk terus berkembang.
Baca Juga: Kesiapan Rudal KRI Sultan Iskandar Muda Hadapi Konflik Iran-Israel di Mediterania
"Asah terus ketajaman naluri militer guna mendukung keberhasilan tugas pokok. Selamat bertugas dan mengabdi di satuan baru. Teruslah berkarya nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara," kata KSAD.
Untuk diketahui, para prajurit siswa ini telah menyelesaikan masa pendidikan intensif selama delapan minggu. Selama periode tersebut, para siswa digembleng dengan berbagai kemampuan dasar kecabangan infanteri guna menunjang profesionalisme di medan tugas. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































