HANKAM

TNI AD Berjibaku Bangun Jembatan Beton di Sumatra

TNI AD
TNI AD dari Kodam II/Sriwijaya berjibaku terus membangun insfrastruktur di Sumatra. (Foto: Dok. Kodam II/Sriwijaya)

Jakarta, IDM – TNI AD dari Kodam II/Sriwijaya berjibaku terus membangun insfrastruktur di Sumatra. Terbaru, mereka membangun jembatan beton di wilayah Sumatera bagian selatan dan Kepulauan Bangka Belitung.

Dilansir dari keterangan Penkodam II/Sriwijaya, Selasa (7/4), Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur jembatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Jembatan-jembatan beton yang dibangun secara serentak di berbagai jajaran Kodim yang merupakan solusi atas aspirasi warga yang mendambakan akses transportasi yang lebih layak dan kokoh," kata Ujang.

Baca Juga: TNI AL Mulai Transformasi Peta Laut Elektronik S-100, Target Rampung 2032

Pengerjaan fisik jembatan beton ini tersebar di beberapa titik strategis yang dikelola langsung oleh masing-masing Kodim, diantaranya Kodim 0401/Muba dan Kodim 0402/OKI, memfokuskan pada pembukaan akses wilayah perairan dan rawa guna memperlancar distribusi hasil bumi.

Kemudian, Kodim 0403/OKU, Kodim 0404/Muara Enim, dan Kodim 0405/Lahat, percepatan pembangunan jembatan di wilayah perbukitan dan sentra pertanian untuk memangkas waktu tempuh warga.

Selanjutnya, Kodim 0406/Lubuk Linggau menitikberatkan pada penguatan struktur jembatan penghubung antar-kelurahan yang memiliki mobilitas tinggi.

Baca Juga: Atlet Basket Resmi jadi Perwira TNI AD Berkat Program Presiden Prabowo

Kodim 0413/Bangka, Kodim 0414/Belitung dan Kodim 0432/Bangka Selatan, memfokuskan pada pembangunan akses di wilayah kepulauan guna mendukung sektor pariwisata dan kelautan.

Sedangkan Kodim 0418/Palembang, melaksanakan pengerjaan jembatan beton di wilayah perkotaan seperti yang tengah berlangsung di Sei Selincah, Kalidoni, guna mengurai hambatan transportasi di lorong-lorong pemukiman padat.

Gotong Royong Sebagai Kunci Utama

Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis mengatakan didalam pelaksanaannya, setiap proyek melibatkan personel TNI yang bahu-membahu bersama masyarakat setempat. Pola gotong royong ini terbukti efektif tidak hanya dalam mempercepat progres fisik, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) masyarakat terhadap infrastruktur yang dibangun.

Baca Juga: Gugurnya Serka Muhammad Nur Ichwan Simbol Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Salah satu contoh progres signifikan terlihat di wilayah Kodim 0418/Palembang, di mana pengerjaan rangka bentangan dan talud terus digenjot untuk mencapai target yang telah ditentukan.

Kehadiran jembatan beton dengan konstruksi yang lebih permanen diharapkan dapat menggantikan jembatan kayu atau jembatan lama yang kondisinya sudah memprihatinkan. Dengan infrastruktur yang memadai, diharapkan biaya logistik masyarakat menurun dan akses kesehatan serta pendidikan bagi anak-anak sekolah menjadi lebih aman.

Kodam II/Sriwijaya memastikan akan terus memantau setiap tahapan pembangunan agar kualitas bangunan sesuai dengan standar teknis yang diharapkan, sehingga jembatan-jembatan ini memiliki masa pakai yang panjang demi kesejahteraan masyarakat di Sumatra bagian selatan dan Bangka Belitung. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.