Penyelundup timah ilegal asal Bangka Belitung mengubah taktik pengiriman barang ke Jakarta usai TNI AL memperketat penjagaan di perairan perbatasan. Para pelaku kini memanfaatkan kapal penyeberangan (roro) dengan modus truk "lepas kunci".
Tim gabungan TNI AL menggagalkan penyelundupan 3,88 ton pasir timah ilegal di Perairan Karang Kering Bedukang, Riau Silip, Bangka Belitung, Senin (29/9). Petugas menyita puluhan karung timah siap kirim yang hendak diselundupkan ke luar negeri.
Tim gabungan Satlap Tri Cakti, Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), Pusat Intelijen Marinir (Pusintelmar) TNI AL, Intel Komando Resor Militer (Korem) 045/Garuda Jaya (GY), Pangkalan TNI AL (Lanal) Babel, dan Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung (Kejati Babel) menggagalkan penyelundupan sekitar delapan ton bijih timah ilegal, Sabtu (20/6).
TNI AD gencar melakukan patroli di objek vital nasional. Kali ini, Komandan Korem (Danrem) 045/Garuda Jaya sekaligus Dansub Satlap Tri Cakti, Brigjen TNI Nur Wahyudi melaksanakan monitoring patroli udara dan kunjungan kerja di Kecamatan Mentok, Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung beberapa waktu lalu.
TNI AD dari Kodam II/Sriwijaya berjibaku terus membangun insfrastruktur di Sumatra. Terbaru, mereka membangun jembatan beton di wilayah Sumatera Bagian Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung.
TNI AL tengah mengubah perairan Bangka Belitung menjadi benteng laut yang tak tertembus. Melalui doktrin antiakses, TNI AL tidak hanya bersiap menghadapi kekuatan militer lawan, tetapi juga menutup rapat celah bagi para penyelundup kekayaan alam Indonesia.
TNI AL mencatat sejarah baru dalam program mudik gratis tahun ini dengan membuka rute mudik menggunakan kapal perang dari Jakarta menuju Bangka Belitung.
TNI AL menyulap perairan Bangka Belitung menjadi benteng pertahanan yang tak tertembus. Mereka menggelar latihan tempur strategis dengan doktrin "antiakses dan antiamfibi" untuk menutup celah bagi kekuatan asing yang mencoba masuk.
TNI AL tidak hanya menyita ratusan ton balok timah ilegal di Bangka Belitung. Satuan tugas TNI AL juga berhasil mengamankan "harta karun" strategis berupa ribuan ton mineral ikutan timah yang mengandung unsur radioaktif dan bernilai tinggi bagi industri masa depan.
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bijih timah ilegal di perairan timur Selat Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (14/1).