TNI AD Bangun Tenda Pengungsian untuk Korban Gempa Mamuju

Jakarta, IDM - TNI Angkatan merespon cepat tanggap bencana alam gempa tektonik berkekuatan 5,8 magnitudo yang melanda kawasan pantai barat Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, Rabu (8/6) pukul 12.32 WITA.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna mengatakan gempa bumi tektonik tersebut mengakibatkan sebagian warga Mamuju meninggalkan rumah-rumah mereka menuju ke tempat pengungsian di area Stadion Manakarra Mamuju.
Selain itu, Tatang juga menambahkan bahwa para prajurit TNI AD dari satuan Korem 142/Tatag dan Kodim 1418/Mamuju bergerak cepat dengan menyiapkan tenda pengungsian dan membantu evakuasi warga terdampak bencana.
"Selain membantu warga mendirikan tenda, prajurit TNI AD juga menyiapkan satu tenda peleton untuk warga dan tenda posko" ujar Tatang.

Tidak hanya itu, Tatang juga mengatakan para prajurit TNI AD untuk mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik namun tetap waspada serta berkoordinasi dengan instansi terkait penanganan bantuan bahan makanan yang dibutuhkan warga selama pengungsian.
"Respons cepat yang ditunjukkan personel TNI AD di lapangan, membuktikan bahwa TNI AD selalu membantu mengatasi kesulitan rakyat dan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat serta siap memberikan pengabdian yang terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara sesuai dengan implementasi delapan wajib TNI dan tujuh perintah harian KSAD yang selalu ditekankan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman sebagai pedoman prajurit TNI AD dalam melaksanakan tugasnya," tutup Tatang. (ADT)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































