TNI AD Bangun Kincir Air di Curug Rahong, Kapasitas Hydro Micro 25.000 Watt

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Darat berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Garut, Jawa Barat membangun Kincir Air Curug Rahong yang memiliki kapasitas hydro micro hingga 25.000 watt. Kincir Air yang berada di Kecamatan Cisewu ini langsung diresmikan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Jumat (4/9).
Baca Juga: Pangkogabwilhan I dan Pangdam Tanjungpura Semprot Bios 44, Cegah Karhutla di Kubu Raya
Maruli pada kesempatan tersebut menyebut fasilitas ini diharapkan menjadi contoh pemanfaatan teknologi sederhana yang dapat dikembangkan di wilayah lain dengan potensi serupa melalui kolaborasi TNI AD dan pemerintah daerah.

“Di Garut kebetulan kita punya proyek hydro micro itu bisa 25.000 watt, saya pikir ini akan menjadi contoh untuk di daerah-daerah lain. Kita lihat dalam perjalanannya, sehingga saya mencoba nanti di beberapa titik lagi, mudah-mudahan nanti bisa dikerjakan secara masif dan juga kita koordinasi dengan Pemda, dengan Kodim, dengan Polres,” ujar Maruli dikutip keterangan Dispenad, Sabtu (5/9).

Lebih lanjut Maruli mengatakan selain pengembangan energi, kebutuhan jembatan di wilayah Garut dan Tasikmalaya akan kembali didata untuk memastikan akses masyarakat yang membutuhkan dapat dipenuhi, termasuk jembatan sederhana, jembatan beton, jembatan gantung, serta penyediaan air bersih.
Baca Juga: Jalur Perairan Terkendala El Nino, C-130 Super Hercules Angkut 12,5 Ton Beras ke Yahukimo
“Mudah-mudahan bisa kita penuhi semua khususnya jembatan-jembatan sederhana, jembatan beton yang panjangnya 20 meter, dan jembatan gantung yang lebih panjang mungkin kita bisa kerjakan, dan juga kita kerjakan air bersih,” kata Maruli.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































