TNI AD Bangun Jembatan Gantung Kalaili untuk Akses Pedalaman Aceh Tengah

Jakarta, IDM – Pembangunan Jembatan Gantung Kalaili di Kecamatan Linge yang menghubungkan beberapa desa di pedalaman Aceh Tengah semakin dipercepat.
Hingga Senin (9/2), progres fisik pembangunan sepanjang 100 meter ini telah mencapai 45,5 persen. Jembatan Kalaili dibangun untuk membuka dan memudahkan akses antardesa seperti Desa Owaq dengan Desa Linge, Jamat, Delung Sekinel, Kute Reje, dan Reje Payung.
Baca Juga: IPC Latma Elang Malindo 2026, TNI AU-TUDM Bakal Libatkan Skadron Operasional Sukhoi
Danramil 05 Linge Lettu Inf Muklis menyampaikan bahwa kendala utama pembangunan terletak pada pelangsiran material tower di medan yang sulit.
“Namun berkat kerja sama dan semangat gotong royong seluruh pihak, pembangunan jembatan tetap berjalan sesuai rencana dan ditargetkan selesai pada Februari 2026,” ujar Muklis dikutip dari siaran pers TNI AD, Selasa (10/2).
Seperti diketahui, pembangunan jembatan berada di bawah koordinasi Kodim 0106/Aceh Tengah dengan dukungan TNI Angkatan Darat. Personel Koramil 05/Linge, Yon TP 854/DK, dan Kompi B Yonif 114/Satria Musara bekerja bersama teknisi lapangan.
Hingga saat ini, pekerjaan abutmen telah rampung, tiang pilon berdiri, dan dilanjutkan dengan pengelasan glagar antar pilon.
Diharapkan dengan pembangunan jembatan gantung ini konektivitas antardesa di Kecamatan Linge semakin baik dan mampu mendorong aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan dasar masyarakat pedalaman. (nhn)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































