Tinjau Gudang Amunisi yang Meledak, Panglima TNI Janji Ganti Kerugian Warga

Jakarta, IDM - Panglima TNI Jenderal Agus Subianto berjanji akan mengganti properti masyarakat yang rusak akibat terdampak ledakan gudang amunisi. Ia mengatakan telah memerintahkan personelnya untuk mencatat setiap kerugian.
Melansir keterangan Puspen TNI, Senin (1/4), pernyataan tersebut diungkap Agus saat meninjau Gudang Amunisi Daerah (Gudmurah) Kodam Jaya TNI AD di Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang meledak hingga menimbulkan kebakaran pada Sabtu (30/3).
Baca Juga: Prajurit Marinir Latih Kemampuan Drill Mortir 60 mm Buatan Serbia
"Aparat teritorial sudah menyisir pemukiman warga untuk mengumpulkan serpihan munisi dan mendata kerugian. Jika ada korban dari masyarakat atau bangunan yang rusak, akan kita ganti," jelas Agus.
Selain itu, Agus juga membenarkan ledakan kebarakan dipicu oleh amunisi yang kedaluwarsa. Ia menerangkan amunisi dalam kondisi tersebut cenderung sensitif dan labil.
"Munisi jenis ini kena gesekan atau kena panas saja bisa meledak. Kita sudah menggudangkan amunisi tersebut di dalam bunker yang berada di bawah tanah dan disekitaran lokasi bunker sudah kita buatkan tanggul demi keamanan," jelas Agus.
Baca Juga: Indonesia Dapat Hibah Kapal Patroli Laut dari Jepang
Gudmurah milik Kodam Jaya sebelumnya meledak dan terbakar sekitar pukul 18.15 WIB dan berlangsung beberapa jam. Kobaran api berhasil padam pada keesokan harinya, Minggu (31/3) dini hari.
Adapun Ledakan disebut berawal dari gudang nomor 6 yang menyimpan ratusan ribu amunisi dan bahan peledak. Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa kendati lokasi kejadian berdekatan dengan pemukiman warga. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































