HANKAM

Tingkatkan Sinergisitas, Dispenau Gelar Outbound Awak Media 2023 di Lanud Adisutjipto

Personel Denhanud 474 Pasgat
Personel Denhanud 474 Pasgat saat menjelaskan fungsi kendaraan taktis (rantis) ILSV untuk pengamanan VIP/VVIP. (IDM/Yuli Ari)

Yogyakarta, IDM - Dinas Penerangan Angkatan Udara (Dispenau) menggelar kegiatan bertajuk "Outbound Awak Media 2023" yang dipusatkan di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta pada 20 hingga 21 Desember 2023.

Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan sinergisitas, kerja sama, serta kebersamaan di antara Dispenau dengan jurnalis media cetak, elektronik, serta online nasional.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan melakukan kunjungan ke Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) 474 Pasgat. Di sana, para awak media yang turut dalam rombongan berkesempatan untuk menembak menggunakan pistol yang biasa digunakan oleh personel.

Baca Juga: TNI AL Prioritaskan Pembangunan Kapal Patroli untuk Ditempatkan di Indonesia Timur

Sebelum menembak, para pelatih dari Denhanud 474 Pasgat terlebih dahulu memberikan penjelasan umum mengenai pistol yang digunakan, serta pengarahan khusus perihal hal-hal teknis yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat menembak.

Personel Denhanud 474 Pasgat
Personel Denhanud 474 Pasgat saat memberikan pengarahan kepada awak media sebelum sesi menembak. (IDM/Yuli Ari)

Sesi berikutnya, para awak media dilatih untuk bekerjasama memecahkan persoalan yang diberikan pelatih melalui materi psikologi lapangan, seperti ice breaking, geometri, spiderweb, dan materi ketangkasan melempar pisau.

Pada bagian akhir kegiatan outbound di Denhanud 474 Pasgat, awak media dikenalkan dengan sejumlah kendaraan taktis serta persenjataan pertahanan udara yang digunakan oleh satuan ini.

Baca Juga: Marsdya TNI Andyawan Martono, Penerbang Tempur F-16 yang Resmi Jadi Wakil KSAU

Sejumlah persenjataan yang ditampilkan meliputi kendaraan taktis ILSV, senjata perorangan dan sniper, Rudal QW-3, Triple Gun, serta Radar Smart Hunter.

Personel Denhanud 474 Pasgat
Instruktur penerbang Skadik 104 Lanud Adisutjipto saat memberikan informasi mengenai simulator pesawat latih dasar TNI AU, Pesawat Grob. (IDM/Yuli Ari)

Memasuki hari kedua, awak media berkesempatan untuk mengunjungi 3 Skadron Pendidikan (Skadik) yang ada di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, yaitu Skadik 101, Skadik 102, serta Skadik 104.

Dengan kunjungan ini, para awak media dapat mengenal lebih dekat serta mengetahui tugas pokok masing-masing Skadik dalam mempersiapkan calon penerbang TNI.

Baca Juga: TNI AD Dukung Inovasi YKEP Bidang Jasa Transportasi

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla). Museum kedirgantaraan terbesar di Asia Tenggara ini menyuguhkan beragam koleksi bersejarah, mulai dari seragam TNI AU dari masa ke masa, diorama perjuangan bangsa Indonesia, hingga pesawat-pesawat yang pernah memperkuat TNI AU dalam operasi udara untuk mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan NKRI.

Museum yang berlokasi di lingkungan Lanud Adisutjipto ini dikelola secara profesional oleh Dispenau dan menjadi objek wisata paling ramai kedua yang dikunjungi wisatawan setelah Kraton Yogjakarta. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.