Tingkatkan Kapabilitas, TNI AD dan Angkatan Darat Malaysia Gelar Latma Lindu Malindo

Jakarta, IDM – Latihan Bersama Lindu Malindo antara TNI Angkatan Darat (TNI AD) dan Angkatan Darat Malaysia kembali digelar. Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Andi Muhammad S.H., secara resmi membuka latihan bersama tersebut bertempat di lapangan Yonif PR 328/DGH Kostrad, Cilodong, Jawa Barat, Jumat (26/11).
Pada latihan bersama kali ini TNI AD diwakili oleh Yonif PR 503/Mayangkara/2 Kostrad. Sementa itu, Batalion Ke-8 Rejimen Renjer Diraja turut serta untuk mewakili Angkatan Darat Malaysia.
Sebanyak 90 prajurit TNI AD serta 30 prajurit AD Malaysia dilibatkan dalam Latma Linud Malindo ini. Latihan yang akan dilaksanakan selaman 8 hari ini digelar di dua tempat berbeda yaitu di markas Para Raider 328/DGH Cilodong dan di Lapangan Bandar Udara Suparlan Pusdiklatpassus Batujajar untuk penerjunan.
Dalam sambutannya Pangdivif 2 Kostrad menyampaikan, bahwa pelaksanaan latihan bersama ini, selain bertujuan untuk meningkatkan kemampuan ilmu kemiliteran khususnya kemampuan Operasi Lintas Udara kedua negara, juga dimaksudkan untuk membangun hubungan yang lebih baik, yang dilandasi oleh rasa saling percaya dan saling menghormati sesama prajurit Angkatan Darat Indonesia dan Malaysia.
“Melalui pelaksanaan Latma Linud Malindo ini, memungkinkan untuk kedua negara dapat mengambil manfaat yang sebesar-besarnya bagi pengembangan satuan, baik dibidang taktik dan teknik militer,” ucapnya.
Turut hadir dalam pembukaan latihan ini Waaslat KSAD Bidang Kermamil, Athan Kedubes Malaysia di Jakarta, Waasops Kaskostrad, Asops Kasdivif 1 Kostrad, Asops Kasdivif 2 Kostrad, Pabandyalat Kostrad, dan Dandenma Brigif PR 17. (NHN/YAS)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































