Tingkatkan Jiwa Militansi Prajurit TNI AL Melalui Bintal Fungsi Komando

Jakarta, IDM - Kepala Dinas Pembinaan Mental Angkatan Laut (Kadisbintalal) Brigjen TNI (Mar) Sandy Muchjidin Latief, berharap jiwa militansi prajurit TNI AL meningkat melalui Bintal Fungsi Komando (BFK), di Mabesal, Jakarta, Kamis (29/9).
Sandy menuturkan, melalui BFK para prajurit dapat lebih meningkatkan perhatian untuk selalu berkomunikasi, memahami dan mengetahui persoalan-persoalan yang dihadapi, berperilaku terpuji dan terhindar dari perbuatan tidak pantas, baik di lingkungan kedinasan maupun masyarakat sekitar.
"Pembinaan mental sebagai tanggung jawab pimpinan yang harus menjadi perhatian di tingkat atas maupun bawah agar prajurit di lingkungan TNI AL lebih meningkatkan moral, dedikasi, disiplin, loyalitas, kejujuran, dan tanggung jawab," tuturnya, dikutip dari keterangan Dispenal.
Sandy menekankan, bekal yang didapat dari BFK dapat diaplikasikan dan menjadi perhatian sebagai upaya sikap saling memahami tugas dalam lingkungan kerja dan dapat menyelesaikan berbagai masalah yang timbul antara atasan dan bawahan sehingga dapat mendukung keberhasilan segala tugas di satuan.
Sebelumnya, BFK adalah salah satu kegiatan pembinaan mental prajurit dan penyelenggaraanya menjadi kewajiban dan tanggung jawab komandan untuk membina, memelihara serta memantapkan mental anggota TNI AL berdasarkan pancasila, sapta marga, sumpah prajurit melalui pembinaan rohani, tradisi juang, ideologi, dan bimbingan lingkungan.
BFK ini diikuti secara tatap muka oleh 70 orang Pama kotama-kotama dan satuan-satuan TNI AL wilayah barat, serta melalui video conference untuk di wilayah timur. Hadir pemateri dari Asops Lantamal III Kolonel Laut (P) Agung Nugroho, Sekdisbintalal, dan para Kasubdis Bintalal sesuai bidangnya empat pilar. (at)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































