Tiba Besok di Jakarta, Kapal Induk Garibaldi Disambut Menhan Sjafrie hingga Panglima TNI

Jakarta, IDM – Usai melintasi perairan nasional, calon kapal induk pertama Indonesia, ITS Giuseppe Garibaldi, dijadwalkan sandar di Jakarta pada Jumat besok. Kedatangan kapal perang raksasa asal Italia ini bakal disambut langsung oleh jajaran pimpinan tertinggi militer dan pertahanan negara.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul menyampaikan, menteri pertahanan dijadwalkan menyambut langsung kedatangan kapal induk tersebut.
"Kapal induk ini akan tiba di Jakarta pada Jumat, 18 September yang rencananya disambut oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin," ujar Tunggul dalam keterangannya, Kamis (17/9).
Baca Juga: Pemerintah Percepat Pemadaman Karhutla, Kemenko Polkam: Penegakan Hukum jadi Perhatian
Selain Sjafrie, jajaran pejabat tinggi negara juga dijadwalkan hadir di lokasi penyambutan. Mereka di antaranya Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, hingga KSAU Marsekal M. Tonny Harjono.
Sebelum tiba di ibu kota besok, kapal induk ini lebih dulu memasuki perairan nasional pada Kamis (17/9). Dua fregat TNI AL, KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321, menempel ketat pelayaran kapal raksasa tersebut di sepanjang Alur Laut Kepulauan Indonesia I (ALKI I). TNI AL juga mengerahkan pesawat CN-235 dan NC-212 Aviocar untuk mengamankan jalur dari udara.
Pergerakan kapal induk ini sebenarnya sudah terdeteksi sejak Rabu (16/9) pagi saat melintas di Selat Singapura via pemantauan Maritime Command Center (MCC) Batam. Di sela pengawalan ALKI I, prajurit kedua negara sempat menggelar latihan bersama passing exercise (passex), formasi kapal (photoex), hingga pendaratan helikopter AS565 MBe Panther TNI AL di atas geladak Garibaldi.
Baca Juga: Helikopter Chinook Jepang Mulai Padamkan Karhutla di Kalbar
Pelayaran lintas benua ini dimulai dari Italia sejak 24 Agustus 2026 dengan melintasi Terusan Suez, Jeddah, dan Colombo. Sebanyak 100 prajurit TNI AL ikut mengawaki kapal tersebut bersama personel Angkatan Laut Italia lewat skema awak gabungan (joint crew).
Tunggul menegaskan, kedatangan ITS Giuseppe Garibaldi ke Tanah Air menjadi bagian penting dalam perjalanan penguatan kemampuan TNI AL, khususnya untuk memperkuat Operasi Militer Selain Perang (OMSP) seperti penanggulangan bencana dan misi kemanusiaan yang menjadi prioritas Presiden RI.
Setelah penyambutan resmi besok, TNI AL akan mengawal proses alih kelola kapal secara bertahap sampai seluruh pengawakan resmi dipegang 100 persen oleh prajurit TNI AL.
Hankam

TNI AD Komitmen Usut Tuntas Insiden Penembakan di Pidie
Kodam Iskandar Muda melakukan investigasi menyeluruh terkait insiden penembakan yang menewaskan seorang warga saat penertiban bendera Bulan Bintang di Pidie, Aceh. Pemerintah juga menggandeng Komnas HAM untuk melakukan penyelidikan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































