Terlibat Operasi Tameng Ghora-25, Pesawat P-8203 Patroli Maritim di Sabang

Jakarta, IDM – Unsur pesawat dari Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal), yakni NC 212-200 MPA P-8203 terlibat dalam Operasi Tameng Ghora-25.
Pesawat yang kini berada di bawah kendali operasi (BKO) Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada I tersebut bertugas melaksanakan patroli maritim dan dukungan pelayanan terbang.
"P-8203 melaksanakan patroli maritim diwilayah kerja Guskamla Koarmada I untuk memastikan tidak ada kegiatan ilegal yang membahayakan dan mengancam keamanan NKRI," ujar Komandan Lanudal Sabang Letkol Laut (P) Ahmad Ervan G, dikutip dari keterangan Dispen Puspenerbal, Kamis (9/1).
Baca Juga: Temui Prajurit Pasukan Khusus Taifib Marinir, Dankormar Tegaskan Hal Ini
Sedangkan untuk pelayanan terbang, pesawat P-8203 menyelenggarakan tugas pokok dan fungsi dukungan administrasi maupun logistik bagi unsur-unsur pesawat udara yang beroperasi di wilayah kerja Landasan Udara Angkatan Laut (Lanudal) Sabang.
Latihan Pertahanan Udara di Selat Malaka
Selain patroli maritim dan dukungan pelayanan terbang, pesawat P-8203 juga melakukan latihan bersama dengan kapal patroli cepat dengan ukuran panjang 45,5 meter, yaitu KRI Torani-860 di Selat Malaka, Rabu (8/1).

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada I Kolonel Laut (P) Yoni Kova Kusumawan, mengungkapkan pesawat P-8203 dan KRI Torani-860 berlatih integrasi antarunsur (air joining procedure) dan pertahanan udara (air defense exercise).
Baca Juga: KSAU Temui Menhan, Bahas Agenda Strategis hingga Persiapan Kedatangan Pesawat Tempur Rafale
"Latihan bersama ini bertujuan meningkatkan profesionalisme, naluri tempur prajurit TNI Angkatan Laut, serta memperkuat koordinasi antara unsur kapal perang dan pesawat udara," ungkapnya, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada I.
Usai latihan, kedua unsur melanjutkan patroli di sektor masing-masing, disertai pertukaran informasi kontak permukaan untuk mengoptimalkan efektivitas dan efisiensi operasi.
"Langkah ini sekaligus memperkuat pengamanan wilayah strategis di Selat Malaka, yang menjadi jalur pelayaran internasional," imbuhnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































