Temui Prajurit Pasukan Khusus Taifib Marinir, Dankormar Tegaskan Hal Ini

Jakarta, IDM – Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen (Mar) Endi Supardi memberikan sejumlah pesan khusus kepada prajurit Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) 2 Marinir, di Surabaya, Kamis (9/1).
Dalam amanatnya, Endi menegaskan kepada prajurit Tri Media di bawah jajaran Pasmar 2 tersebut untuk menjalani tahun 2025 dengan hal-hal positif, tidak melakukan tindakan yang mencoreng nama Korps Marinir.
Baca Juga: KSAU Temui Menhan, Bahas Agenda Strategis hingga Persiapan Kedatangan Pesawat Tempur Rafale
"Saya ingin menegaskan kepada seluruh prajurit agar tidak merusak nama baik korps ini dengan tindakan yang tidak terhormat," tegas Endi dalam apel khusus Dankormar, dikutip dari keterangan Pasmar 2.
Selain itu, Endi mengajak para prajurit Yontaifib 2 Marinir untuk menjadikan Korps "Baret Ungu" sebagai rumah bagi prajurit yang tangguh, berprestasi, dan bermoral tinggi.
Baca Juga: KSAD: TNI AD Bentuk 100 Batalyon Baru untuk Bantu Ekonomi dan Pertanian
Pada kesempatan tersebut, Endi juga memberikan apresiasi kepada salah satu prajurit Tri Media yang menjadi atlet berprestasi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatra Utara 2024, yaitu Koptu (Mar/Iam) Heri Cahyono yang meraih medali perak cabang olahraga terjun payung kategori Cannopy Formation (CF).
"Saya mengapresiasi setinggi-tingginya seluruh prajurit Marinir yang terus berprestasi, baik di bidang militer maupun non-militer," ucapnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































