Terima Kunjungan Socaust, Dankopasgat Bahas Peluang Kerja Sama hingga Latma Pasukan Khusus

Jakarta, IDM - Komandan Komando Pasukan Gerak Cepat (Dankopasgat) Marsda TNI Wahyu Hidayat Sudjatmiko menerima kunjungan komandan pasukan khusus Australia (Special Operations Command Australia/Socaust), Mayor Jenderal Paul Kenny beserta delegasi di Markas Komando Kopasgat, Jumat (23/6).
“Kami sangat senang dan bangga menyambut kedatangan anda sekalian pada hari ini. Kunjungan singkat ini merupakan suatu kehormatan bagi TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Kopasgat,” ungkap Dankopasgat dalam sambutannya.
Baca Juga: Mabes TNI Benarkan Pesawat Caravan PK-SMW (C-208) Jatuh di Papua
Wahyu menambahkan, kesempatan ini dapat menjadi peluang bagi pasukan khusus kedua negara untuk berbagi gagasan, pandangan, pengalaman, serta pengetahuan yang akan bermanfaat bagi kemajuan TNI AU dan Socaust.

Selaras dengan hal tersebut, Dankopasgat optimistis jika kunjungan ini juga dapat memperkuat hubungan kerja sama bilateral angkatan bersenjata kedua negara.
Baca Juga: Libatkan Pesawat C-130 Hercules TNI AU, Bali Boogie Jump ‘23 Resmi Digelar
“Khususnya dalam bidang kerja sama keamanan dan latihan bersama (Latma) bagi personel Kopasgat TNI AU dan Special Operations Commander Australia (Socoust) di masa mendatang,” imbuhnya.
Usai menggelar diskusi, delegasi Socaust kemudian diajak mengunjungi heritage room untuk melihat rekam jejak sejarah dan perjalanan Kopasgat, sebagai pasukan khusus TNI AU di Indonesia. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































