Terima Kunjungan Komandan Marinir Korsel, KSAL Bahas Peningkatan Kerja Sama Pertahanan Laut

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali bersama Komandan Korps Marinir Korea Selatan Letnan Jenderal Kim Gye-hwan membahas peningkatan kerja sama pertahanan laut, Jakarta, Kamis (6/7).
Ini merupakan kali pertama Gye-hwan mengunjungi Markas Besar TNI AL (Mabesal). Ia mengucapkan terima kasih atas sambutan yang hangat dari Ali dan para pejabat tinggi TNI AL.
Baca Juga: TNI AU dan RAAF Gelar Final Planning Conference Jelang Latma Elang Ausindo 2023
"Kunjungan ini suatu langkah untuk lebih meningkatkan hubungan kerja sama bilateral yang telah terjalin antara kedua negara, khususnya antara Korps Marinir Korea Selatan dengan Korps Marinir TNI AL," ujar Ali dikutip dari keterangan Dispenal, Jumat (7/7).

Selama lawatannya di Indonesia, selain dijadwalkan melaksanakan courtesy call dengan Ali di Mabesal, Gye-hwan dan delegasi Korps Marinir Korea Selatan akan menghadiri kegiatan Pacific Amphibious Leader Symposium (PALS) 2023 yang diselenggarakan oleh Korps Marinir TNI AL pada bulan ini.
Baca Juga: Prabowo Ungkap Masa Pakai Mirage 2000-5 Hingga 15 Tahun
Sebelumnya, peningkatan kerja sama bidang pertahanan laut dengan negara sahabat menjadi salah satu prioritas dari Ali.
"Kerja sama salah satunya dalam bentuk latihan dan pendidikan mutlak harus dilaksanakan dengan negara-negara sahabat, untuk membentuk sumber daya manusia yang unggul dan profesional. Hal tersebut juga bertujuan menjaga stabilitas kawasan," tegas Ali. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































