TNI AU dan RAAF Gelar Final Planning Conference Jelang Latma Elang Ausindo 2023

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara dan Royal Australian Air Force (RAAF) menggelar pertemuan Final Planning Conference (FPC) di Manado, Sulawesi Utara, Rabu (5/7) jelang pelaksanaan latihan bersama (Latma) Elang Ausindo 2023.
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Danwing 3 Lanud Iswahjudi, Kolonel Pnb Gusti Made Yoga Ambara dan turut dihadiri oleh sejumlah pejabat angkatan udara kedua negara.
Baca Juga: Pangdam III/Slw Sambut Baik Keinginan BRIN Fasilitasi Riset Nikuba
Dilansir dari laman TNI AU, Kamis (6/7), Latma Elang Ausindo 2023 digelar untuk meningkatkan keterampilan dan profesionalitas para penerbang tempur dalam suatu operasi bersama. Selain itu, latihan yang rutin digelar setiap dua tahun ini juga bertujuan untuk mempererat kerja sama dan hubungan yang sudah terjalin baik selama ini di antara kedua negara.

Rencananya, latma tahun ini akan digelar di wilayah udara Sulawesi Utara dengan melibatkan pesawat tempur F-16 Fighting Falcon TNI AU yang dioperasionalkan oleh Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, serta pesawat tempur F-35A milik RAAF.
Baca Juga: Pesawat Tempur Rafale Pesanan Prabowo Bakal Ditempatkan di Pekanbaru
Sebelum menggelar FPC terlebih dahulu dilakukan survei sarana dan prasarana untuk persiapan latihan ini, di antaranya dengan melakukan kunjungan ke Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Lanudal Manado, Base Ops Lanud Sam Ratulangi, RSAU Dr. Charles P.J Suoth Lanud Sam Ratulangi, dan Mako Lanud Sam Ratulangi. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































