Terima Dubes Rusia, Prabowo Singgung Upaya Perdamaian dengan Ukraina

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menerima kunjungan Duta Besar Rusia Lyudmila Georgievna Vorobieva di Kementerian Pertahanan (5/6) Jakarta.
Prabowo mengatakan pada pertemuan tersebut, ia dan Vorobieva membicarakan kerja sama kedua negara khususnya bidang pertahanan, militer, dan kekuatan alutsista TNI.
Baca Juga: KRI Malahayati-362 Selamatkan Nelayan Terombang-ambing Dua Hari di Laut
“Kami berharap hubungan kedua negara yang telah terjalin cukup lama ini, dapat terus berjalan dengan baik,” tulis Prabowo di Instagram pribadinya @prabowo, Selasa (6/6).

Dalam kesempatan itu Prabowo juga memberi masukan kepada Rusia perihal perdamaian dengan Ukraina.
“Kami juga memberikan masukan demi terciptanya perdamaian antara Ukraina dan Rusia,” ujarnya.
Baca Juga: Tensi Memanas, Kebersamaan AS dan Cina di MNEK 2023 Jadi Sorotan
Saat ini, Indonesia dan Rusia telah menjalani kerja sama pertahanan. Salah satunya dengan PT LEN dalam proyek tactical data link system untuk integrasi pesawat Sukhoi.
Sebelumnya, Prabowo juga menerima kunjungan Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin di Kemhan. Ia menekankan bahwa Indonesia menganut politik bebas aktif dan mendukung perdamaian dunia.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































