HANKAM

Terbatasnya Tenaga Kerja Saat Musim Tanam, Satgas Pamtas Bantu Petani Tanami Padi

prajurit Yonarhanud 2
Seorang prajurit Yonarhanud 2 bersama warga Desa Netemnanu, Kupang, sedang menanam padi di musim tanam. (Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM – Personel TNI AD Yonarhanud 2 di Pos Oepoli Pantai yang merupakan bagian dari Satgas Pamtas Indonesia-Timor Leste Sektor Barat melaksanakan pembinaan teritorial dengan membantu proses penanaman padi di Desa Netemnanu, Kabupaten Kupang.

Komandan Pos, Sertu Suhelpan, mengatakan jika keberadaan Satgas tidak hanya bertugas pada pengamanan wilayah di perbatasan saja, tetapi juga mendukung roda ekonomi untuk masyarakat sekitar.

“Kami ingin petani di Desa Netemnanu merasa didukung dan tidak berjuang sendirian dalam mengelola lahan mereka,” kata Danpos dikutip, Selasa (5/5).

Baca Juga: Bantah Isu Kekerasan, Koarmada I Jelaskan Penyebab Kematian Prajurit Ghofirul Kasyfi

Ia menambahkan bahwa tugas prajurit Satgas bukan hanya soal menjaga patok perbatasan, tetapi menjaga ketahanan pangan masyarakat.

“Personel Pos Oepoli Pantai akan selalu siap membantu kesulitan warga, termasuk turun langsung ke sawah seperti ini,” ujarnya.

Dari keterangan resmi Penerangan Kostrad, membantu proses penanaman padi dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan sekaligus membantu masyarakat yang tengah menghadapi keterbatasan tenaga kerja saat musim tanam.

Baca Juga: Wakil Panglima Koops TNI Habema Tinjau Prajurit di Papua Pegunungan, Minta Tetap Humanis ke Masyarakat

Personel Satgas turut terjun langsung ke sawah bersama warga untuk membantu proses penanaman bibit padi secara manual.

Selain membantu pekerjaan di lapangan, momen tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan antara prajurit dengan masyarakat melalui dialog dan interaksi yang hangat. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.