Wakil Panglima Koops TNI Habema Tinjau Prajurit di Papua Pegunungan, Minta Tetap Humanis ke Masyarakat

Jakarta, IDM – Wakil Panglima Komando Operasi (Koops) TNI Habema Brigjen Riyanto meninjau kesiapaan pasukan yang tergelar di Pos Komando Taktis (Kotis) Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (4/5).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan personel Koops TNI Habema dalam mendukung tugas pengamanan wilayah. Dalam peninjauan tersebut, Wapangkoops didampingi Asisten Administrasi Logistik (Asminlog) Komandan Sektor Timur.
Baca Juga: Paspampres Gelar Latihan bersama US MARSOC untuk Penguatan Kapabilitas dan Interoperabilitas
Setibanya di lokasi, Brigjen Riyanto langsung memeriksa kesiapsiagaan personel Satgas Koops TNI Habema dari Batalion Infanteri (Yonif) 5 Marinir.

“Pemeriksaan difokuskan pada kesiapan prajurit dari aspek personel, materiil, dan moril guna menjamin pelaksanaan tugas berjalan optimal,” tutur Riyanto, dikutip dari siaran pers Koops TNI Habema, dikutip Selasa (5/5).
Riyanto mengatakan, peninjauan pasukan menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh unsur di lapangan siap menjalankan tugas secara maksimal.
Baca Juga: Bantah Isu Kekerasan, Koarmada I Jelaskan Penyebab Kematian Prajurit Ghofirul Kasyfi
Dalam arahannya, Wapangkoops juga menekankan pentingnya kewaspadaan, disiplin, dan soliditas antarpersonel.
Ia juga mengingatkan prajurit agar tetap humanis dalam berinteraksi dengan masyarakat, menjaga hubungan baik dengan warga, dan membantu kesulitan masyarakat selama penugasan. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































