HANKAM

Tempuh 15 Jam Perjalanan, 850 Prajurit Garuda Langsung Sujud Syukur Saat Tiba di Lebanon

UNIFIL
850 prajurit Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-R/UNIFIL langsung sujud syukur saat tiba di daerah misi di Adchit Al Qusayr Lebanon Selatan, Jumat (9/3/2024) kemarin. (Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM - Menempuh perjalanan selama 15 jam dari tanah air, 850 prajurit Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-R/UNIFIL langsung sujud syukur saat tiba di daerah misi di Adchit Al Qusayr Lebanon Selatan, Jumat (9/3/2024) kemarin.

Baca Juga: Babinsa Ciptakan Pakan Alami Jenis Serat Rumbia untuk Ternak dan Unggas

Dilansir keterangan dari Penkostrad, Rabu, (13/3) pasukan yang dipimpin Kolonel Inf Ragung Ismail Akbar siap untuk mengemban misi menjaga perdamaian dunia setelah sebelumnya terbagi menjadi tiga gelombang pemberangkatan, kemudian terbagi menjadi 6 kompi diantaranya Masatgas, Kompi bantuan dan Kompi D berada di UNP 7-1, Kompi A berada di UNP 9-63 dan UNP 9-15, Kompi B berada di UNP 7-3, Kompi C berada di UNP 9-2.

UNIFIL
(Foto: Dok. Penkostrad)

"850 Prajurit terbaik garuda ini terbagi menjadi 810 Prajurit Pria dan 40 Wanita TNI. Saat ini seluruh prajurit sudah berada di daerah misi dan siap untuk menjalankan misi perdamaian maka seluruh prajurit harus melaksanakan semua dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sudah diajarkan ketika melaksanakan Pre Deployment Training (PDT)," kata Komandan Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-R/UNIFIL, Kolonel Inf Ragung Ismail Akbar.

Baca Juga: TNI AD Pindahkan Tank Medium Harimau untuk Amankan IKN

"Pada hakikatnya seluruh prajurit memiliki tugas dan tanggung jawab dalam misi perdamaian dunia di Lebanon, maka dari itu laksanakan tugas dengan baik, jaga nama baik Indonesia di kancah Internasional sehingga membawa nama harum bagi Kontingen Garuda," tambahnya. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.