HANKAM

Taruna Tingkat III AAU Bersiap Jelang Latihan Cakra Wahana Paksa, Asah Kemampuan Navigasi Udara

Gubernur AAU Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo
Gubernur AAU Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo mengecek kesiapan dan perlengkapan Taruna Tingkat III AAU yang akan mengikuti Latihan Cakra Wahana Paksa (CWP). (Foto: Dok. Instagram @aauicid)

Jakarta, IDM – Para Taruna Tingkat III Akademi Angkatan Udara (AAU) akan menjalani Latihan Cakra Wahana Paksa (CWP) untuk mengasah kemampuan navigasi udara dalam operasi penerbangan.

Melansir laman resmi Akademi Angkatan Udara, Minggu (26/5) dijelaskan, latihan Cakra Wahana Paksa merupakan implementasi kurikulum pendidikan dan latihan di AAU sebagai bagian dari proses pembentukan matra udara.

Baca Juga: TNI AL Kerahkan Tim Siaga Banjir di Cirebon

Tujuannya agar para Taruna dapat memiliki pengetahuan dan wawasan mengenai aplikasi operasi dukungan udara, di antaranya praktek navigasi udara; peraturan lalu-lintas udara; meteorologi; peran dan tugas awak pesawat; serta operasional pangkalan udara beserta fasilitas dan pendukungnya.

Gubernur AAU Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo
(Foto: Dok. Instagram @aauicid)

Latihan yang sama juga dapat meningkatkan kesiapan para taruna dalam menjalankan tugas-tugas operasional di masa depan; serta memperkokoh semangat juang dan dedikasi mereka sebagai calon perwira TNI Angkatan Udara (TNI AU).

Baca Juga: Perwira TNI AU Raih Dua Penghargaan dari Squadron Officer School AS, Ini Sosoknya

Menjelang pelaksanaan latihan, Gubernur AAU Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo melakukan pengecekan atas kesiapan dan kelengkapan peserta di Handrawina AAU, Kamis (23/5).

Marsda TNI Purwoko berpesan agar para taruna dapat memperhatikan setiap perlengkapan serta kelengkapan yang harus dibawa selama latihan. "Jaga nama baik almamater sebagai duta Akademi Angkatan Udara selama pelaksanaan latihan dan jaga sikap dan perilaku," tegasnya. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.