Takjub! Prajurit Marinir Ini Ternyata Berprofesi Sebagai Wasit Liga 1

Jakarta, IDM - Peran wasit dalam pertandingan sepak bola nasional sangat penting untuk menjaga berjalannya suatu kompetisi dengan lancar dan adil.
Khususnya, seorang wasit sepak bola menentukan hal krusial seperti pelanggaran dan gol dalam sebuah pertandingan.
Tapi, siapa sangka ternyata seorang wasit dari kompetisi sepak bola nasional ini juga seorang yang berprofesi sebagai sebagai anggota Korps Marinir TNI AL berpangkat Kopka, ia bernama Cahya Sugandi.
Baca Juga: Latma Garuda Guerrier 2023, dari Bertukar Strategi Hingga Saling Mengenal Kebudayaan
Selama ini kita menganggap tugas seorang Marinir adalah untuk menjaga keamanan laut negara, tetapi Cahya membuktikan dirinya bisa mempunyai kesibukan di luar dari tugas utamanya itu sebagai wasit dari liga 1.
Mengutip dari laman TNI AL, Rabu (29/3), Cahya yang berdinas di Batalyon Infanteri 2 (Yonif 2) Marinir ini ialah figur seorang wasit yang mempunyai integritas tinggi dalam memimpin pertandingan sepak bola profesional di Indonesia.
Itulah alasan dia mendapat kepercayaan masuk kedalam jajaran wasit di BRI Liga 1 2022-2023.
"Sejak kecil saya memang suka sekali sepak bola. Di Batalyon saya tergabung dalam tim sepakbola Marines United dan PS Angkatan Laut dan beberapa kali mengikuti pertandingan antar satuan," kata Cahya.
Baca Juga: Antisipasi Tsunami, Dua Titik Ini Jadi Fokus Ekspedisi Jala Citra 3
"Sebelum ke wasit, saya suka bermain bola. Jadi, tahu benar soal aturan permainan. Jadi tidak begitu jauh dari dunia sepak bola," sambungnya.
Sementara itu, Komandan Batalyon Infanteri 2 Marinir Letkol (Mar) Amin Surya Laga, sangat berterimah kasih dan mengapresiasi atas prestasi Cahya. Ia berharap bisa menambah semangat dalam menjalankan tugasnya sebagai prajurit TNI.
"Selamat kepada Kopka (Mar) Cahya Sugandi sebagai Wasit Liga teratas Indonesia. Jalankan tugas dengan baik, jaga warwah sebagai prajurit TNI, khususya Korps Marinir," ucapnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































