HANKAM

Taifib Latihan dengan 4 Jenis Senjata Sniper dari Truvello hingga NTW

Taifib 2 Marinir
Para prajurit Taifib 2 Marinir belatih menembak teknik sniper di Situbondo, Jawa Timur, Kamis (13/6). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM - Prajurit Batalyon Intai Amfibi (Taifib) 2 Marinir melaksanakan latihan satuan dasar (LSD) II dengan materi menembak teknik sniper di Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (13/6).

Dalam latihan menembak tersebut, prajurit Taifib 2 Marinir menggunakan beberapa jenis senjata senapan jarak jauh untuk sniper, seperti Truvello, LRBA, Barret kaliber 50 BMG, dan NTW.

Taifib 2 Marinir
(Foto: Dok. Dispenal)

"Latihan menembak sniper bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan teknik serta taktik prajurit Taifib Korps Marinir," ujar Komandan Taifib 2 Marinir Letkol (Mar) Sandi Varikta, dikutip dari keterangan Pasmar 2, Jumat (14/6).

Baca Juga: Catatan Teror KKB Undius Kogoya di Paniai Selama 2 Bulan Terakhir

Sandi menjelaskan, sejumlah materi yang dilatihkan meliputi sikap atau posisi saat menembak, cara mengatasi senjata bermasalah dan sasaran yang harus ditembak oleh petembak sniper dan komunikasi antara petembak dengan spotter.

"Selain itu juga dilatihkan cara mengukur kecepatan angin, menentukan arah angin, mengatur elevasi senjata di jarak 500-1000 meter, dan diskusi tentang taktik sniper serta kontra sniper," jelasnya.

Taifib 2 Marinir
(Foto: Dok. Dispenal)

Menurutnya, sebagai petembak sniper dibutuhkan ketelitian, kecermatan dan kesabaran tinggi serta ketangguhan untuk bisa menjalankan tugas.

Baca Juga: Antisipasi Karhutla di Riau, TNI AU Kerahkan Pesawat Casa NC-212i untuk Dukung Operasi TMC

"Dalam peperangan era modern saat ini, seorang sniper sangat dibutuhkan untuk mengurangi kemampuan tempur musuh dengan cara melumpuhkan sasaran yang bernilai strategis," kata Sandi.

"Selain itu petembak sniper juga mempunyai misi pengintaian dan pengamatan, anti-sniper, memilih target sendiri secara oportunis dan bahkan tugas antimaterial, yaitu penghancuran peralatan militer," tambahnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.