Prajurit Korps Marinir menguji ketangkasan menembak jitu (sniper) dan kemampuan bertahan hidup di hutan (jungle survival) bersama pasukan militer Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan di kawasan Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9). Agenda ini menjadi bagian dari latihan gabungan bersama Super Garuda Shield 2026.
Prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan pasukan khusus US Navy SEAL Team 1 asal Amerika Serikat menggelar latihan bersama di Markas Kopaska Koarmada RI, Surabaya, Jawa Timur. Latihan ini berfokus pada simulasi pertempuran jarak dekat di ruang terbatas, menembak runduk (sniper), hingga terjun payung militer.
Beberapa waktu lalu selama dua hari dari tanggal 25 dan 26 September, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menggelar latihan pemeliharaan kemampuan sniper/penembak runduk.
Sebuah momen tergambar saat Panglima Divisi 3 Kostrad (Pangdivif 3), Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Bangun Nawoko meninjau langsung pelaksanaan Latihan Dalam Satuan (LDS) menembak Sniper yang dilaksanakan di Desa Ara, Tompobulu, Maros, Sulawesi Selatan, Kamis (19/6).
Prajurit Marinir yang mengikuti kaderisasi pelatih untuk pemimpin satuan tugas (satgas), mengikuti kursus kualifikasi sniper dan senjata AKM, di Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (7/2).
TNI akan mengerahkan penembak runduk (sniper) untuk mengamankan pelantikan presiden dan wakil presiden pada Minggu (20/10). Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto mengatakan sniper akan diterjunkan untuk mengawal tamu VVIP yang berada di ring satu.
TNI menyiapkan pasukan khusus, termasuk penembak runduk alias sniper hingga alutsista dan ribuan personel untuk mengamankan kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia. Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksdya TNI Agus Hariadi mengatakan pengerahan pasukan khusus adalah prosedur wajib pengamanan tamu kenegaraan.
Prajurit Batalyon Intai Amfibi (Taifib) 2 Marinir melaksanakan latihan satuan dasar (LSD) II dengan materi menembak teknik sniper di Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (13/6).
Prajurit Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) 1 Marinir bersama Ekspedisi I Pasukan Korps Marinir AS, Pasifik atau US Marine Forces Pacific (Marforpac) berlatih teknik menembak sniper di Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 6 Antralina, Sukabumi, Senin (29/4).
Batalyon Intai Amfibi 2 Marinir (Yontaifib 2 Mar) terus mengasah kemampuan dan meningkatkan kualitas personelnya, khususnya dalam menembak runduk (sniper) yang dilaksanakan di lapangan tembak FX Soepramono, Surabaya, Senin (15/1).